Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hadapi Era Digital, Penyuluh Agama Islam Dibekali Ilmu Jurnalistik

redaksi by redaksi
01/08/2025
in Nanggroe
0
Hadapi Era Digital, Penyuluh Agama Islam Dibekali Ilmu Jurnalistik

Penyuluh Agama Islam Aceh Besar Dibekali Ilmu Jurnalistik, Kamis 31 Juli 2025

JANTHO – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Aceh Besar menyelenggarakan pelatihan Jurnalistik Dasar bagi Penyuluh.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan Penyuluh Agama Islam dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Besar itu berlangsung di BP. Sabilal Muhtadin, Kecamatan Suka Makmur, Kamis (31/07/2025).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menulis berita, memahami teknik jurnalistik, serta memperkuat peran media internal dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bermanfaat.

Kasi Bimas Islam Kemenag Aceh Besar H.Khalid Wardana dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi media dan kemampuan jurnalistik di era digital saat ini. Khalid mengapresiasi antusiasme para penyuluh di Aceh Besar dan mendorong agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam peliputan kegiatan penyuluhan, karena menurutnya penyuluh agama Islam adalah ujung tombak dakwah di masyarakat sehingga sudah saatnya penyuluh bisa menulis dan menyampaikan informasi ke publik agar kiprah mereka lebih dikenal luas.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif tapi juga inspiratif bagi masyarakat luas, khususnya dalam menyampaikan program-program Kementerian Agama,” ujarnya.

Khalid mengingatkan pentingnya peran penyuluh dalam dunia digital saat ini. Para penyuluh diharapkan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah yang positif dan informatif, sekaligus menjadi penyeimbang atas maraknya konten dakwah negatif atau menyesatkan yang beredar di ruang digital.

Pelatihan jurnalistik ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya literasi dan publikasi di kalangan penyuluh agama Islam, serta memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan yang adaptif di era media sosial.

Narasumber pelatihan berasal dari praktisi jurnalistik yang juga ASN Kementerian Agama, Iqbal. Dalam paparannya Ia memberikan materi seputar etika jurnalistik, teknik wawancara, serta penggunaan media sosial sebagai sarana publikasi berita.

Iqbal membagikan berbagai tips menulis berita yang efektif dan diminati oleh pembaca. Menurutnya, berita yang baik harus memenuhi beberapa kriteria penting agar layak dimuat dan dibaca luas.

“Tulisan harus singkat, jelas, dan menghindari istilah-istilah ilmiah yang tidak perlu. Fokuslah pada satu kegiatan, buat judul yang menarik, dan bangun relasi yang baik dengan jurnalis,” jelasnya.

Pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta yang berharap dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas penyuluhan di lapangan. Melalui kemampuan jurnalistik yang mumpuni, para penyuluh diharapkan dapat menjadi corong informasi keagamaan yang tercerahkan, akurat, dan membangun.

Previous Post

Kapolres Tekankan Keselamatan Pendaki Gunung Peut Sagoe dan Dukung Pariwisata Alam Pidie

Next Post

Talkshow “Sharing Session: Study and Living in Hungary” Dorong Semangat Studi ke Luar Negeri

Next Post
Talkshow “Sharing Session: Study and Living in Hungary” Dorong Semangat Studi ke Luar Negeri

Talkshow “Sharing Session: Study and Living in Hungary” Dorong Semangat Studi ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com