Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Opini

[Opini] Politik dan Tamu Tak Diundang

redaksi by redaksi
22/08/2025
in Opini
0
[Opini] Politik dan Tamu Tak Diundang

Penulis  Henneri SH (Pemerhati Politik Aceh Selatan, Alumni Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala)

Dalam hidup, membalas budi itu mulia. Wajar saja seorang kepala daerah memberi ruang bagi tim pemenangnya yang berpeluh, berjaga, dan menahan hujatan saat pesta demokrasi berlangsung. Sesekali mereka dipersilakan duduk lebih dekat ke meja makan, itu lumrah.

Yang tak lumrah justru ketika tim yang kalah datang menuntut jatah. Ibarat pesta pernikahan, mereka masuk tanpa undangan, duduk di kursi paling depan, bahkan minta lauk tambahan. Lucunya, bukan cuma ikut makan, mereka pula yang sibuk memberi instruksi pada penyanyi orgen tunggal tentang lagu apa yang harus diputar.

Di berbagai daerah termasuk Aceh Selatan, kisah ini jadi tontonan . Ada tim yang jelas-jelas tumbang, tapi tiba-tiba mengaku paling berjasa. Dengan wajah sumringah, mereka menempel ke pemenang, merangkai kalimat manis seolah kemenangan tak mungkin terjadi tanpa mereka. Padahal, kalau mau jujur, posisi mereka lebih mirip penonton yang gagal beli tiket bioskop tapi masih ngotot menuntut kursi VIP.

Lebih jauh lagi, ada yang hobi meniupkan isu, menggemboskan opini, bahkan mengancam dari luar pagar. Seolah-olah politik adalah panggung teater di mana siapa pun boleh main, meski perannya tidak pernah ditulis dalam naskah. Yang kalah pun ingin tampil sebagai sutradara ynag lengkap dengan klaim, intrik, dan provokasi.

Ironinya, pemenang sering tergoda meladeni. Alih-alih fokus pada rakyat, energi malah habis untuk menenangkan rival yang gagal move on. Padahal rakyatlah yang seharusnya jadi tamu utama. Tapi apa daya, dalam politik kita, yang kalah justru sering lebih cerewet daripada mertua pengantin.

Akhirnya, pesta demokrasi kerap jadi panggung absurditas dimana pemenang sibuk melayani tamu tak diundang, yang kalah sok jadi pahlawan, dan rakyat tetap jadi penonton setia yang menunggu kapan giliran mereka diajak naik ke panggung.

Mungkin, untuk bisa lebih didengar, rakyat harus belajar ikut kalah. Karena di negeri ini, yang kalah justru sering dapat kursi empuk, sementara yang menang sibuk mencari alasan agar janji-janji tak dianggap sekadar basa-basi.

Previous Post

Dibawah KTH Seudong Rimba, Eks Kombatan GAM, Korban Konflik dan Tapol/Napol Bakal Dapat Lahan HKm

Next Post

Pemerkosa Bocah Divonis 16,5 Tahun Bui Usai 4 Tahun Buron

Next Post
Pemerkosa Bocah Divonis 16,5 Tahun Bui Usai 4 Tahun Buron

Pemerkosa Bocah Divonis 16,5 Tahun Bui Usai 4 Tahun Buron

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026
PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

28/03/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com