MEUREUDU – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sebanyak 95,360 ton beras
Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berhasil disalurkan ke masyarakat oleh Polres Pidie Jaya bekerja sama dengan Perum Bulog di delapan kecamatan.
Hal itu dikatakan oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., kepada Atjehwatch.com 4 September 2025.
Dikatakan Ahmad Pasaribu, beras tersebut dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp62.000 per karung ukuran 5 kilogram.
“Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah,” kata AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.
Dijelaskannya, penyaluran beras SPHP itu telah berlangsung sejak 6 Agustus 2025 dan akan terus dilanjutkan selama stok masih tersedia di gudang Bulog. Program tersebut disambut baik oleh masyarakat karena mampu meringankan beban kebutuhan rumah tangga, khususnya dalam pemenuhan pangan pokok.
Dengan adanya penyaluran beras SPHP tersebut, masyarakat di Pidie Jaya diharapkan semakin mudah memperoleh beras dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan harga pasar.
“Polres Pidie Jaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bulog atas sinergi yang terjalin dengan baik. Kami akan terus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta menekan inflasi di daera,” kata AKBP Ahmad Faisal Pasaribu Kapolres Pidie Jaya.[Mul]










