Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Eks Jenderal Militer Israel Akui Korban Perang Gaza 200 Ribu Orang

redaksi by redaksi
14/09/2025
in Internasional
0
Rombongan RI di GSF Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Eks jenderal IDF Herzi Halevi mengatakan korban warga Palestina lebih dari 200 ribu orang sejak perang Gaza dimulai. (REUTERS/Khamis Al-Rifi)

Jakarta – Mantan komandan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Herzi Halevi mengatakan lebih dari 200 ribu warga Palestina telah tewas atau terluka dalam perang di Gaza.

Halevi mengatakan lebih dari 10 persen dari populasi Gaza sebanyak 2,2 juta penduduk telah tewas atau terluka. Angka itu mendekati jumlah yang disampaikan Kementerian Kesehatan Gaza yang kerap dibantah pejabat Israel sebagai propaganda Hamas.

Melansir The Guardian, Jumat (12/9), jumlah resmi saat ini yang diumumkan adalah 64.718 warga Palestina tewas di Gaza dan 163.859 terluka sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Statistik kementerian Gaza tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan, tetapi data intelijen militer Israel yang bocor hingga Mei tahun ini menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen korban jiwa adalah warga sipil.

Halevi mengakui sejak awal perang, Israel menggunakan kekuatan penuh tanpa kompromi.

“Ini bukan perang yang lembut. Sejak menit pertama kami langsung bertarung tanpa menahan diri. Sayangnya tidak lebih awal,” kata Halevi, menyiratkan bahwa Israel seharusnya bersikap lebih keras terhadap Gaza sebelum serangan 7 Oktober.

Mantan jenderal itu menyampaikan pernyataannya dalam pertemuan komunitas di Israel selatan, tepatnya dengan warga moshav (koperasi pertanian) Ein HaBesor pada awal pekan ini. Rekaman pernyataannya dipublikasikan oleh situs berita Ynet.

Halevi yang mengundurkan diri sejak Maret lalu mengatakan operasi militer Israel di Gaza memang tidak ada yang dilakukan secara lembut. Namun, ia ia bersikeras bahwa IDF tetap beroperasi sesuai batasan hukum humaniter internasional.

Klaim ini sering diulang oleh pejabat Israel sepanjang perang bahwa ada pengacara militer yang dilibatkan dalam setiap keputusan operasi militer. Namun, Halevi membantah nasihat hukum pernah benar-benar memengaruhi keputusan militernya atau keputusan bawahan langsungnya, baik di Gaza maupun di wilayah lain Timur Tengah.

“Tidak sekali pun ada yang membatasi saya. Tidak sekali pun. Bahkan jaksa agung militer (Yifat Tomer-Yerushalmi) tidak punya kewenangan untuk membatasi saya,” katanya.

Dalam sebuah kutipan yang tidak ada di rekaman tetapi disebutkan oleh Ynet, Halevi tampak menyiratkan bahwa kepentingan utama pengacara militer Israel adalah meyakinkan dunia luar tentang legalitas tindakan IDF.

“Ada penasihat hukum yang mengatakan: Kami akan tahu bagaimana membela ini secara hukum di dunia, dan ini sangat penting bagi negara Israel,” demikian ia dikutip.

Sementara itu, Michael Sfard, seorang pengacara hak asasi manusia Israel, mengatakan pernyataan Halevi “mengonfirmasi bahwa para penasihat hukum hanya lah stempel karet”.

“Para jenderal melihat mereka sebagai penasihat biasa yang nasihatnya bisa dipakai atau diabaikan, bukan sebagai profesional hukum yang posisinya menetapkan batasan apa yang diperbolehkan dan apa yang dilarang,” kata Sfard.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Rombongan RI di GSF Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Next Post

13 Lampu Lalu Lintas di Jakarta Dicuri Sejak Juni 2025

Next Post
13 Lampu Lalu Lintas di Jakarta Dicuri Sejak Juni 2025

13 Lampu Lalu Lintas di Jakarta Dicuri Sejak Juni 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com