Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Wamendiktisaintek Stella Christie Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Aceh Utara

redaksi by redaksi
19/09/2025
in Lintas Timur
0
Wamendiktisaintek Stella Christie Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Aceh Utara

LHOKSEUMAWE – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, melakukan tinjauan lokasi lahan Sekolah Garuda di Buket Seuntang, Aceh Utara, Kamis (18/9).

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen, dalam merealisasikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Sekolah Garuda, sebuah program prioritas Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi unggul di bidang science, technology, engineering, dan manufacturing (STEM).

Dalam sambutannya, Wamen Stella menegaskan bahwa Sekolah Garuda bukan sekadar program kementerian, melainkan visi langsung Presiden yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Pembangunan Sekolah Garuda dirancang agar putra-putri terbaik bangsa, tanpa memandang asal daerah, memiliki kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas tinggi. Penekanan diberikan bukan hanya pada kualitas akademik, tetapi juga pembinaan karakter, kepemimpinan, serta kesempatan untuk melanjutkan studi ke universitas-universitas terbaik di dunia.

“Sekolah Garuda adalah visi langsung dari Bapak Presiden. Beliau ingin agar anak-anak berprestasi dari seluruh penjuru Indonesia memiliki akses terhadap pendidikan terbaik, dengan fasilitas yang memungkinkan mereka bersaing secara global,” ujar Stella.

Wamen Stella juga menguraikan strategi besar yang telah disusun pemerintah. Presiden hanya menargetkan pembangunan 20 Sekolah Garuda Baru hingga tahun 2029, dan lokasi diprioritaskan di luar Pulau Jawa agar akses pendidikan unggulan lebih merata. Selain itu, sebanyak 80 persen siswa-siswi Sekolah Garuda nantinya akan mendapatkan beasiswa penuh, termasuk dukungan lanjutan bila berhasil menembus perguruan tinggi terbaik dunia. Dengan demikian, sekolah ini dirancang benar-benar sebagai wadah untuk membangun sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi.

Kehadiran Sekolah Garuda di Aceh Utara dipandang strategis karena akan membuka peluang bagi siswa-siswi dari seluruh nusantara untuk belajar di Aceh, sekaligus menghadirkan tenaga pendidik terbaik yang direkrut dari berbagai daerah dengan tetap memberi ruang bagi representasi lokal.

Wamen Stella kemudian menekankan peran vital guru sebagai fondasi utama keberhasilan sekolah. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak dapat diukur semata dari megahnya gedung, tetapi dari kompetensi, integritas, dan kesejahteraan guru.

Pemerintah, kata dia, sedang menyiapkan instrumen hukum dan kebijakan khusus untuk memastikan guru-guru Sekolah Garuda mendapatkan penghargaan terbaik, baik dalam bentuk gaji, fasilitas perumahan, maupun sarana pendukung lainnya.

“Mau dibangun gedung semewah apapun, tanpa guru yang mumpuni, sekolah tidak akan berjalan baik. Karena itu kami berjuang agar guru mendapatkan yang terbaik, bukan hanya secara simbolis, tapi juga lewat bukti nyata,” tegas Wamen Stella.

Lebih jauh, ia mengingatkan pemerintah daerah dan para guru di Aceh Utara untuk mulai menyiapkan generasi muda sejak dini. Proses seleksi siswa Sekolah Garuda akan dilakukan secara ketat dan kompetitif. Karena itu, pembinaan sejak jenjang SMP menjadi sangat penting agar siswa-siswi lokal memiliki peluang masuk dan bersaing dengan anak-anak dari seluruh Indonesia. Hal ini, menurutnya, juga akan memperkuat rasa kepemilikan masyarakat Aceh terhadap sekolah unggulan tersebut.

Selain sebagai pusat pendidikan unggulan, Sekolah Garuda juga diharapkan membawa dampak ekonomi positif bagi wilayah sekitarnya. Program ini diproyeksikan memiliki multiplier effect yang luas, mulai dari peningkatan kesejahteraan guru, pertumbuhan sektor pendukung, hingga munculnya pusat aktivitas ekonomi baru di sekitar sekolah.

“Kalau kita melihat dari aspek return of investment (ROI), manfaatnya sangat besar. Tidak hanya membangun sekolah, tetapi juga menciptakan multiplier effect berupa pertumbuhan ekonomi lokal, kesejahteraan masyarakat, hingga terbentuknya pusat-pusat aktivitas ekonomi baru di sekitar sekolah,” jelas Wamen Stella.

Mengakhiri kunjungannya, Wamen Stella menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah Aceh Utara yang telah mempersiapkan lahan dan mendukung penuh rencana pembangunan ini. Ia menegaskan bahwa pemilihan lokasi dilakukan dengan seleksi nasional berbasis data dan rubrik penilaian yang transparan. Setelah tahap peninjauan, hasil evaluasi akan dilaporkan kepada Presiden dan Menteri untuk penentuan akhir. Wamen Stella pun meminta dukungan seluruh pihak agar Sekolah Garuda benar-benar menjadi warisan pendidikan unggulan yang membanggakan Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi generasi emas 2045.

Previous Post

33 Siswa Madrasah di Kota Banda Aceh Lolos ke OMI Tingkat Provinsi

Next Post

Ohku, Kepala dan Sekretaris Inspektorat Aceh Besar jadi Tersangka Korupsi SPPD

Next Post

Ohku, Kepala dan Sekretaris Inspektorat Aceh Besar jadi Tersangka Korupsi SPPD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

28/07/2026
Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

28/07/2026
Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

28/07/2026
Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

28/07/2026
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026

Terpopuler

Wamendiktisaintek Stella Christie Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Aceh Utara

Wamendiktisaintek Stella Christie Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Aceh Utara

19/09/2025

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com