Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Prodi Sendratasik USK Latih Diorama dari Bahan Bekas Pada Guru PAUD di Aceh Besar

Joe Samalanga by Joe Samalanga
25/09/2025
in Kampus
0
Prodi Sendratasik USK Latih Diorama dari Bahan Bekas Pada Guru PAUD di Aceh Besar

Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui tim dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2025 berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran diorama berbasis eco-art dari bahan bekas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) acara dua hari dimulai dengan 25 September hingga 26 September di Gedung PGRI Aceh Besar.

Kegiatan yang dilakukan ini merupakan program hibah Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Kegiatan diberikan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset Dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains Dan Teknologi.dengan melibatkan 70 guru PAUD dari berbagai sekolah serta
dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Aceh Besar.

Ketua Tim PkM Nurlaili, S.Pd., M.Pd
menjelaskan, diorama dipilih karena dapat membantu anak memahami konsep pembelajaran secara konkret, visual, dan menyenangkan.

“Diorama berbasis eco-art ini menggunakan bahan sederhana seperti kardus, botol plastik, kain perca, dan kertas daur ulang. Selain hemat biaya, juga mengajarkan anak pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” kata Nurlaili. .

Kata Nurlaili, pelatihan ini diharapkan dapat membekali guru PAUD keterampilan merancang dan membuat media pembelajaran tematik yang kreatif, inovatif, dan ramah lingkungan.

“Duharap bisa menjadi solusi atas keterbatasan guru dalam menyediakan alat peraga yang menarik dan berdaya guna,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Aceh Besar memberi apresiasi kepada USK atas inisiatif program ini.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan organisasi profesi guru
sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD. Program ini tidak hanya bermanfaat bagi guru, tetapi juga mendukung pendidikan karakter cinta lingkungan bagi anak?anak,” katanya.

Sedangkan Ketua IGTKI Aceh Besar Sufiana menambahkan, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut, agar guru-guru PAUD Aceh besar semakin terasah keterampilan dan adapeningkatan kompetensi diri untuk dapat mengembangkan media pembelajaran secara mandiri, dan mengharapkan adanya pendampingan berkelanjutan akan terus dilakukan agar guru mampu mengembangkan kreativitas dalam membuat media pembelajaran berbasis bahan bekas.

“Adanya program ini, diharapkan guru PAUD di Aceh Besar dapat lebih mandiri dalam menyediakan media ajar yang inovatif, mendukung standar akreditasi PAUD, sekaligus menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada generasi muda,” ujarnya.

Nurlaili, S.Pd., M.Pd hadir bersama tim yang beranggotakan Dr. Rida Safuan Selian, M.Pd, Tengku Hartati, S.Pd., M.Pd, serta dibantu oleh dosen muda prodi Pendidikan Sendratasik Ilham Septian, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa prodi Pendidikan Sendratasik,[]

Previous Post

FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 160 Sarjana, 50 Cum Laude

Next Post

Ngamuk, Anggota TNI Lepas Tembakan Senjata Laras Panjang di Bank

Next Post
Ngamuk, Anggota TNI Lepas Tembakan Senjata Laras Panjang di Bank

Ngamuk, Anggota TNI Lepas Tembakan Senjata Laras Panjang di Bank

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

26/03/2026
Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

26/03/2026
Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

26/03/2026
Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

26/03/2026
Kapolres Pidie Minta Pengunjung Objek Wisata Jaga Keselamatan

Dinas Kesehatan Pantau Lokasi Wisata Pantai di Aceh Besar

26/03/2026

Terpopuler

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

25/03/2026

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

Prodi Sendratasik USK Latih Diorama dari Bahan Bekas Pada Guru PAUD di Aceh Besar

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com