Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Eko-Teologi dan Jaga Hutan Rimba: Kisah Riset Siswi Aceh yang Melaju ke Final Olimpiade

redaksi by redaksi
30/09/2025
in Lintas Timur
0
Eko-Teologi dan Jaga Hutan Rimba: Kisah Riset Siswi Aceh yang Melaju ke Final Olimpiade

ACEH BESAR— Andis Febrina, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Aceh Besar, tengah meniti panggung riset tingkat nasional dengan membawa isu yang amat lokal, namun bergaung global: ekologi dan Maqasid al-Syari’ah dalam konservasi hutan. Pada Minggu, 28 September 2025, Andis didampingi guru pembimbingnya mempresentasikan proposal penelitian yang diberi judul mendalam, “Eko-teologi dan Maqasid al-Syari’ah: Studi Kasus Gerakan Mpu Uteun dalam Konservasi Hutan di Aceh.”

Presentasi yang dilakukan secara daring di MAN 3 Aceh Besar itu menjadi penentu langkah Andis menuju babak Grandfinal Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama RI. Di balik senyum tipisnya, ada beban ekspektasi sekaligus harap agar risetnya ini bukan sekadar piala, tetapi juga cermin bagi kebijakan konservasi yang lebih membumi.

Dari Hutan Rimba ke Panggung Ilmiah

Berbeda dengan riset sains murni yang kerap berkutat di laboratorium, riset Andis Febrina justru menjelajah hutan rimba Aceh. Ia mencoba merajut benang merah antara kearifan lokal dalam menjaga hutan—yang diwakili oleh gerakan Mpu Uteun (Penjaga Hutan)—dengan kerangka hukum Islam yang dikenal sebagai Maqasid al-Syari’ah, khususnya dalam menjaga lingkungan (hifdz al-bi’ah).

“Kami melihat ada ironi. Di satu sisi, Aceh punya tradisi menjaga hutan yang kuat, namun di sisi lain, laju deforestasi tetap menghantui,” ujar Ismail, S.Pd.I., M.Ag., salah satu guru pembimbing. Ia menambahkan, Andis tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga mencoba mempelajari bagaimana nilai-nilai teologis dapat menjadi benteng terakhir bagi keberlangsungan ekosistem.

Pembimbing kedua Rizka Ayu Putri, S.Si., menyebutkan Andis menyajikan proposalnya dengan data awal yang lugas, mencoba membuktikan bahwa konservasi hutan akan lebih efektif jika didasarkan pada kesadaran iman dan kearifan tradisi, alih-alih sekadar regulasi yang terkesan elitis.

Taruhan di Babak Akhir

Keberhasilan Andis melaju ke Final Olimpiade Madrasah Indonesia adalah pencapaian langka. Riset yang ia bawa menawarkan perspektif segar di tengah hiruk pikuk perdebatan kebijakan lingkungan. Tim pembimbing berharap, dengan sentuhan data yang lebih kuat dan narasi yang tajam, Andis dapat menembus babak Grandfinal dan membawa isu ‘Mpu Uteun’ ke hadapan publik yang lebih luas.

“Ini bukan hanya tentang menang, tapi tentang membawa suara dari rimba hutan Aceh, ke pusat perdebatan nasional,” tegas Rizka.

Saat ini, doa dan dukungan mengalir deras untuk Andis. Jika berhasil menembus Grandfinal, risetnya berpotensi menjadi referensi penting dalam melihat konservasi hutan bukan hanya sebagai urusan negara, melainkan juga sebagai urusan iman. Sebuah jembatan antara teologi dan ekologi, yang mungkin hanya ditemukan di hutan-hutan Aceh.[]

Previous Post

Ini Penjelasan Bobby Soal Razia Truk Plat BL di Sumut

Next Post

Listrik di Banda Aceh Masih Padam hingga Selasa Pagi, Aktivitas Bisnis Terganggu

Next Post
PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik April-Juni 2024

Listrik di Banda Aceh Masih Padam hingga Selasa Pagi, Aktivitas Bisnis Terganggu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teupin Pueraho Juara I Desa Merah Putih, Bupati Sibral: Gotong Royong Jangan Berhenti di Seremonial

Teupin Pueraho Juara I Desa Merah Putih, Bupati Sibral: Gotong Royong Jangan Berhenti di Seremonial

14/09/2026
Sanggar Cakrawala Indrapurwa Peukan Bada Tampil Memukau di Panggung Anjungan Aceh Besar pada Aceh Culinary Festival

Sanggar Cakrawala Indrapurwa Peukan Bada Tampil Memukau di Panggung Anjungan Aceh Besar pada Aceh Culinary Festival

14/09/2026
Kepala LPMPP UTU Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Wadek III FTK UIN Ar-Raniry

Kepala LPMPP UTU Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Wadek III FTK UIN Ar-Raniry

14/09/2026
Darwati A. Gani Dorong Literasi dan Daya Kritis dalam Penguatan 4 Pilar

Darwati A. Gani Dorong Literasi dan Daya Kritis dalam Penguatan 4 Pilar

13/09/2026
Polisi Kembali Ringkus Tiga Pelaku Curanmor di Banda Aceh

Polisi Kembali Ringkus Tiga Pelaku Curanmor di Banda Aceh

13/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Eko-Teologi dan Jaga Hutan Rimba: Kisah Riset Siswi Aceh yang Melaju ke Final Olimpiade

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com