Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Dosen Agroekoteknologi Unimal Dampingi Pemetaan Lahan Rawa di Aceh Utara

redaksi by redaksi
02/10/2025
in Kampus
0
Dosen Agroekoteknologi Unimal Dampingi Pemetaan Lahan Rawa di Aceh Utara

Lhoksukon – Dosen Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal), melakukan pendampingan pemetaan lahan rawa di Kecamatan Lhoksukon dan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (1/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Penyuluh Pertanian ini menghadirkan kelompok tani, petugas penyuluh pertanian, serta tim dosen dari Unimal. Program ini bertujuan memberikan pendampingan kepada petani dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan sawah rawa agar dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP), yakni jumlah kali tanam padi dalam satu tahun.

Selama ini, sebagian besar sawah rawa di Aceh Utara hanya ditanami padi sekali setahun. Kondisi tersebut disebabkan berbagai kendala teknis, seperti sulitnya pengelolaan air, karakteristik tanah yang spesifik, serta minimnya informasi terkait kesesuaian lahan.

Ketua tim pelaksana, Hendrival M.Si., menjelaskan kegiatan pendampingan dilakukan melalui survei lapangan, wawancara petani, serta pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG).

“Peta yang dihasilkan diharapkan membantu petani maupun pemerintah daerah dalam merencanakan pola tanam yang lebih efisien. Dengan begitu, potensi penanaman padi bisa ditingkatkan dari sekali menjadi dua kali setahun, bahkan lebih,” kata Hendrival.

Ia menambahkan, program ini merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan daerah. “Melalui pemetaan sawah rawa dan penerapan teknologi tepat guna, kami ingin membantu petani meningkatkan indeks pertanaman sehingga produksi padi bisa lebih optimal sepanjang tahun,” lanjutnya.

Kelompok tani dan para penyuluh menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai informasi dan pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat, terutama karena selama ini petani masih kesulitan dalam memaksimalkan lahan rawa.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan sistem pertanian berkelanjutan di Aceh Utara. Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, peningkatan indeks pertanaman padi bisa terwujud demi mendukung kemandirian pangan di Aceh,” tambah Hendrival.

Selain Hendrival, tim pengabdian ini juga melibatkan sejumlah dosen lain, yakni Dr. Erniati, Fadli M.Si., dan T. Mudi Hafli M.T. Mereka berperan aktif dalam proses pemetaan dan pendampingan kepada kelompok tani di dua kecamatan tersebut.

Hingga akhir kegiatan, peserta menyatakan siap mendukung upaya lanjutan dalam pengembangan pola tanam yang lebih produktif di lahan rawa Aceh Utara. []

Previous Post

Kembali Menerangi Bumi Pertiwi, PLN Blangpidie: Mohon Maaf atas Gangguan Layanan Listrik Selama Tiga Hari

Next Post

Pemko Banda Aceh Pasang 456 Lampu LED untuk Terangi Kota

Next Post
Pemko Banda Aceh Pasang 456 Lampu LED untuk Terangi Kota

Pemko Banda Aceh Pasang 456 Lampu LED untuk Terangi Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

03/04/2026
Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

03/04/2026
Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

03/04/2026
Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

03/04/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

823 Ribu Peserta JKA Dicoret, Nasrul Zaman: Jangan Pertaruhkan Nyawa Rakyat dengan Data Asumsi

03/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com