Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Rektor UIN Ar-Raniry: Kampung Haji di Mekkah Cerminkan Diplomasi Bermartabat, Warisan Wakaf Aceh di Tanah Suci

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/10/2025
in Kampus
0
Rektor UIN Ar-Raniry Dukung Langkah Tegas Wali Kota Banda Aceh Tegakkan Syariat Islam

Banda Aceh — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah Indonesia memperoleh izin pembangunan Kampung Haji di Kota Mekkah.

Ia menilai capaian tersebut bukan hanya simbol keberhasilan diplomasi, tetapi juga cerminan kepemimpinan visioner yang berpihak pada kepentingan umat.

“Langkah ini bukan sekadar prestasi diplomasi, tapi juga simbol bahwa Indonesia dihormati di kancah dunia Islam. Pemerintah menunjukkan kepemimpinan yang tulus, bekerja dengan niat baik untuk kemaslahatan jamaah,” ujar Mujiburrahman dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10/2025).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Arab Saudi untuk pertama kalinya memberikan izin kepada Indonesia untuk membangun Kampung Haji di Kota Mekkah. Indonesia menjadi negara pertama yang memperoleh hak kepemilikan lahan di wilayah suci tersebut.

“Alhamdulillah, pemerintah Arab Saudi menyetujui pembangunan kampung Indonesia di Kota Mekkah. Ini hasil diplomasi panjang dan kerja sama erat kedua negara,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran di Istana Negara, Senin (20/10/2025).

Presiden menambahkan, izin itu diperoleh melalui proses diplomasi panjang dan berulang. “Untuk pertama kali dalam sejarah, undang-undang mereka diubah demi Indonesia. Ini luar biasa,” ujarnya.

Kampung Haji dirancang sebagai pusat layanan terpadu (one stop service) bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Fasilitasnya mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi, serta layanan kesehatan yang dikelola secara terintegrasi guna meningkatkan kenyamanan jamaah.

Menurut Mujiburrahman, inisiatif tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan logistik, tetapi juga mempertegas kemandirian Indonesia dalam pengelolaan pelayanan ibadah. Ini bukti nyata bahwa kita bisa berdiri sejajar dengan negara lain, bahkan menjadi pelopor dalam sistem pelayanan jamaah di Tanah Suci,” katanya.

“Kita patut berbangga dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang dengan lobinya yang maksimal dan intervensi kebijakanya telah berhasil mendapat izin untuk membangun Kampung Haji di Makkah al-Mukarramah,” ujar Rektor.

Rektor UIN Ar-Raniry menambahkan, gagasan Kampung Haji Indonesia memiliki makna yang sejalan dengan sejarah panjang hubungan Aceh dan Mekkah, terutama melalui warisan wakaf produktif Habib Bugak Al Asyi.

“Bagi masyarakat Aceh, berkhidmat di Tanah Suci bukan hal baru. Sejak abad ke-13 Hijriah, sudah ada putra Aceh, Habib Bugak Al Asyi, yang mewakafkan hartanya untuk membantu jamaah dan pelajar asal Aceh di Mekkah. Semangat seperti inilah yang kini dilanjutkan dalam skala nasional lewat Kampung Haji Indonesia,” ujarnya.

Dikenal sebagai salah satu tradisi filantropi tertua di dunia Islam, Wakaf Habib Bugak telah berabad-abad memberikan manfaat bagi jamaah Aceh yang menunaikan haji dan menuntut ilmu di Tanah Suci.

Habib Bugak, seorang saudagar Aceh yang menetap di Mekkah pada 1222 Hijriah, membeli sebidang tanah di kawasan Qusyasyiah — kini berada di sekitar Bab Al Fath, antara Marwah dan Masjidil Haram — untuk dijadikan wakaf produktif.

Hasil pengelolaan wakaf itu setiap tahun disalurkan kepada jamaah haji asal Aceh, termasuk dalam bentuk tambahan dana sebesar 1.200 riyal Saudi (sekitar Rp4,5 juta) bagi setiap jamaah yang berangkat dari Aceh.

Wakaf tersebut kini mengelola sejumlah properti strategis, di antaranya Hotel Elaf Masyair dan Ramada Hotel di kawasan Ajyad Mushafi yang hanya berjarak sekitar 250–300 meter dari Masjidil Haram. Selain itu, terdapat Hotel Wakaf Habib Bugak Al Asyi di Aziziah yang dapat menampung 750 jamaah haji, serta lahan dan kantor wakaf di kawasan Aziziah dan Syaikiyah.

“Ini contoh konkret bagaimana nilai keagamaan, kedermawanan, dan kemandirian ekonomi bisa berjalan seiring. Wakaf Habib Bugak membuktikan bahwa investasi spiritual umat bisa melahirkan manfaat lintas generasi,” kata Mujiburrahman.

Mujiburrahman menutup pernyataannya dengan ajakan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya Kampung Haji Indonesia yang ditargetkan rampung pada 2028.

“Kalau kita bersatu, bersinergi, dan bekerja dengan hati, maka setiap langkah bangsa ini akan bermakna, bukan hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi dunia Islam,” pungkasnya. [ ]

Previous Post

Semarak Lamkawe Kids Competition, Anak-anak Antusias Tunjukkan Bakat

Next Post

Senat Mahasiswa FSH UIN Ar-Raniry Sukses Gelar LKD 2025

Next Post
Senat Mahasiswa FSH UIN Ar-Raniry Sukses Gelar LKD 2025

Senat Mahasiswa FSH UIN Ar-Raniry Sukses Gelar LKD 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Abdya Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRK atas Persetujuan bersama Rancangan Qanun Perubahan APBK TA 2026

Pemerintah Abdya Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRK atas Persetujuan bersama Rancangan Qanun Perubahan APBK TA 2026

07/09/2026
Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

07/09/2026
Spanduk Protes Menjamur di Jantho, YARA Sebut Mosi Tidak Percaya Warga ke Pemkab Aceh Besar

Spanduk Protes Menjamur di Jantho, YARA Sebut Mosi Tidak Percaya Warga ke Pemkab Aceh Besar

07/09/2026
SMAN 1 Julok Miliki 9 Program Unggulan dengan Singkatan Menarik

SMAN 1 Julok Miliki 9 Program Unggulan dengan Singkatan Menarik

07/09/2026
Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

07/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Rektor UIN Ar-Raniry: Kampung Haji di Mekkah Cerminkan Diplomasi Bermartabat, Warisan Wakaf Aceh di Tanah Suci

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com