Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Aceh Besar Siaga Darurat Hidrometeorologi

redaksi by redaksi
28/10/2025
in Lintas Timur
0
Aceh Besar Siaga Darurat Hidrometeorologi

JANTHO – Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri mengungkapkan, Pemerintah Daerah bersama OPD terkait dan stakeholder lainnya berkomitmen serta bersiaga untuk mengatasi dan mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang diprediksi terjadi sejak beberapa pekan yang lalu hingga beberapa bulan mendatang.

Ketika memimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Dampak Hidrometeorologi memasuki musim penghujan di wilayah Kabupaten Aceh Besar di Aula BPBD Aceh Besar, Senin siang (27/10/2025), Wabup Aceh Besar didampingi Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi mengatakan, sebagai salah satu kabupaten yang rawan bencana, termasuk dampak hidrometeorologi, maka pihaknya akan terus memberikan sosialisasi dan imbauan agar masyarakat selalu siap dan siaga dalam menghadapi ancaman dampak dari hidrometeorologi.

“Pemkab Aceh Besar selalu siaga darurat terhadap dampak hidrometeorologi ini. Hal ini sekaligus untuk antisipasi terhadap peringatan dini yang dikeluarkan BMKG Stasiun Klimatologi Aceh beberapa waktu lalu. Dalam hal ini, kerjasama semua OPD dan stakeholder terkait lainnya harus terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Hadir dalam Rapat Koordinasi itu, Asisten II Setdakab Aceh Besar M Ali SSos MSi dan Kepala OPD terkait lainnya.

Di depan peserta Rakor, Wabup Aceh Besar Syukri secara khusus memberikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak dan relawan yang selama ini telah berkontribusi besar untuk mendukung penanganan akibat dampak hidrometeorologi yang melanda Aceh Besar. Bahkan, mereka rela bekerja keras, baik di waktu siang maupun malam hari saat musibah terjadi.

Menurut Wabup Aceh Besar, melalui suratnya tertanggal 6 Oktober 2025 lalu, pihak BMKG Stasiun Klimatologi Aceh yang ditandatangani kepalanya, Muhajir SSi MSi, diharapkan kepada Pemprov Aceh dan Pemkab/Pemkot se-Aceh agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim hujan tahun 2025-2026 serta potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air. Oleh sebab itu, Wabup Aceh Besar kembali mengajak semua pihak serta masyarakat agar selalu mewaspadai dampak yang mungkin timbul akibat kondisi alam tersebut.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil menambahkan, dampak dari bencana hidrometeorologi berupa potensi hujan dengan

Intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, banjir, tanah longsor dan bencana lainnya dapat terjadi, terutama di daerah rawan bencana, seperti Kabupaten Aceh Besar.

Selama ini, hampir semua kecamatan di Aceh Besar rawan terjadinya musibah akibat dampak hidrometeorologi. Seperti yang terjadi beberapa hari terakhir di Kecamatan Mesjid Raya, Leupueng, Kuta Malaka, Blang Bintang, Montasik, Darussalam, dan kecamatan lainnya. Musibah tersebut ada yang berupa pohon tumbang, angin puting beliung, dan banjir.

Bila merujuk pada prediksi BNPB, musibah ini akan terjadi hingga awal tahun 2026 mendatang. Karena itu, Ridwan Jamil mengimbau masyarakat agar segera menghubungi Posko BPBD Aceh Besar bila melihat potensi bahaya atau kejadian yang membutuhkan penanganan dan bantuan dari personilnya. Di samping itu, BPBD mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan cuaca dan potensi bencana.

Previous Post

Ketua DWP Kemenag Aceh Ajak Anggota DWP Subulussalam Kompak dan Dukung Madrasah Inklusif

Next Post

Krak, Kejati Aceh Selidiki Dugaan Korupsi Beasiswa Rp 420 M

Next Post
Wanita Ngaku Diminta Rp3 Juta saat Lapor Pencurian di Polres Jaktim

Krak, Kejati Aceh Selidiki Dugaan Korupsi Beasiswa Rp 420 M

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026
Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com