Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

KPK Tetap Imbau Masyarakat Sampaikan Data Dugaan Korupsi Whoosh

redaksi by redaksi
29/10/2025
in Nasional
0
KPK Tetap Imbau Masyarakat Sampaikan Data Dugaan Korupsi Whoosh

Ilustrasi. KPK imbau warga lapor terkait dugaan korupsi kereta cepat Whoosh era Jokowi. (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap mengimbau masyarakat untuk menyampaikan data atau informasi terkait dugaan korupsi seputar kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. KPK membuka penyelidikan terkait Whoosh yang dibangun di era Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu sejak awal tahun ini.
“KPK juga terus mengimbau kepada masyarakat, siapa pun yang memiliki informasi ataupun data yang terkait dengan hal tersebut, untuk bisa menyampaikan kepada KPK,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (27/10).

Budi menjelaskan setiap informasi ataupun data yang masuk bisa menjadi pengayaan tim penyelidik untuk menelusuri dan mengungkap dugaan korupsi. Dia memastikan KPK tidak menunggu informasi dari masyarakat saja. Tim penyelidik, terang dia, sudah mengklarifikasi sejumlah pihak terkait.

Budi tidak bisa membuka identitas pihak terkait tersebut karena prosesnya masih dalam tahap penyelidikan yang bersifat tertutup dan rahasia.

“Jadi, memang ini masih terus berprogres dalam proses penyelidikan. Secara umum tentu tim terus melakukan pencarian, keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu dalam mengungkap perkara ini,” ungkap dia.

Budi memastikan sejauh ini tidak ada kendala yang dihadapi. Hanya saja, dia menegaskan tidak bisa memberi informasi secara detail dan meminta publik untuk memberi kesempatan tim penyelidik bekerja.

“Sejauh ini tidak ada kendala, jadi memang penyelidikan masih terus berprogres. Kita berikan ruang dan kita berikan waktu pada proses penegakan hukum yang sedang berjalan di KPK ini supaya proses-prosesnya bisa betul-betul firm untuk menemukan dalam pencarian terkait dengan informasi ataupun keterangan-keterangan yang dibutuhkan oleh tim,” tandasnya.

Penyelidikan dugaan korupsi terkait Whoosh sebelumnya disampaikan oleh Pelaksana Tugas Deputi dan Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu.

Adapun pernyataan tersebut disampaikan Asep saat merespons perkembangan terkini perbincangan Whoosh yang mengemuka di media sosial beberapa waktu terakhir.

“Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” ujar Asep saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Senin (27/10) sore.

Mengenai pembicaraan Whoosh ini, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengaku siap memberikan keterangan kepada KPK. Mahfud menjadi salah satu orang yang membicarakan dugaan mark up Whoosh.

Mahfud menegaskan dirinya siap memberikan keterangan jika memang diminta oleh KPK. Akan tetapi, dia menolak jika diminta membuat laporan ke KPK.

“Kalau dipanggil, saya akan datang. Kalau saya disuruh lapor, ngapain. Buang-buang waktu juga,” kata Mahfud kepada wartawan di Keraton Yogyakarta, Minggu (26/10).

“Enggak berhak dia (KPK) mendorong, laporan itu enggak ada kewajiban orang melapor,” imbuhnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Turki Borong 20 Jet Tempur Typhoon Buatan Inggris

Next Post

Pemenang Desain Tugu dan Gerbang Abdya yang Bertajuk ‘Meusaboh’

Next Post
Pemenang Desain Tugu dan Gerbang Abdya yang Bertajuk ‘Meusaboh’

Pemenang Desain Tugu dan Gerbang Abdya yang Bertajuk 'Meusaboh'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

25/07/2026

Terpopuler

KPK Tetap Imbau Masyarakat Sampaikan Data Dugaan Korupsi Whoosh

KPK Tetap Imbau Masyarakat Sampaikan Data Dugaan Korupsi Whoosh

29/10/2025

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com