Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Blokir 1,6 Juta Jarum Suntik untuk Vaksinasi Anak-anak Gaza

redaksi by redaksi
13/11/2025
in Internasional
0
Israel Blokir 1,6 Juta Jarum Suntik untuk Vaksinasi Anak-anak Gaza

Jakarta – Badan PBB yang fokus melindungi hak dan kesejahteraan anak United Nations Children’s Fund (UNICEF) menyebut Israel memblokir bantuan penting termasuk 1,6 juta jarum suntik untuk memvaksinasi anak-anak di Jalur Gaza, Palestina.

UNICEF menyatakan mereka menghadapi tantangan serius dalam mengirimkan jutaan jarum suntik dan lemari es untuk menyimpan botol vaksin ke Gaza. Jarum tersebut sudah menunggu proses bea cukai sejak Agustus.

“Baik jarum suntik maupun lemari es dianggap sebagai barang serbaguna oleh Israel, dan barang-barang ini sangat sulit kami dapat melalui proses perizinan dan inspeksi, padahal barang ini sangat mendesak,” kata juru bicara UNICEF Ricardo Pires pada Selasa (11/11), dikutip Reuters.

Barang serbaguna atau memiliki kegunaan ganda mengacu ke barang yang dianggap Israel punya potensi dipakai secara militer maupun sipil. Mereka selalu berdalih barang tersebut bisa disalahgunakan Hamas.

UNICEF meluncurkan putaran pertama vaksinasi di Gaza pada pekan lalu. Program ini untuk menjangkau 4.000 anak di bawah usia tiga tahun yang belum mendapat vaksin rutin terhadap polio, campak, dan pneumonia.

Di hari itu, lebih dari 2.400 anak-anak mendapat berbagai vaksin. Namun, mereka harus melakukan dua putaran lagi untuk menjangkau seluruh anak-anak.
“Dan untuk itu, kami membutuhkan lebih banyak pasokan,” ungkap Pires.

UNICEF juga menyatakan bantuan kemanusiaan memang lebih banyak masuk di fase gencatan senjata ini tetapi beberapa barang penting terus ditolak otoritas Israel. Barang tersebut misalnya 938.000 botol susu bayi siap pakai dan suku cadang untuk truk air.

Menanggapi pernyataan itu, badan militer Israel yang mengawasi aliran bantuan ke Gaza Coordination of Government Activities in the Territories (COGAT) menyatakan pasukan Zionis tak mencegah aliran masuk jarum suntik atau alat pendingin.

Terkait barang-barang serbaguna, mereka menyatakan sangat berhati-hati untuk memastikan tak dipakai Hamas.

“[Agar Hamas tak] mengeksploitasi bantuan untuk pengembangan militer mereka,” demikian menurut COGAT.

Mereka juga mengeklaim ratusan truk yang mengangkut air, bahan bakar, gas, hingga peralatan medis masuk ke Gaza setiap hari.

COGAT lalu menawarkan solusi alternatif ke organisasi internasional terkait bantuan atau peralatan yang bisa masuk ke Gaza. Namun, mereka tak memberi rincian lebih lanjut.

Selama fase gencatan senjata ini, Israel kerap melakukan pelanggaran termasuk membatasi bantuan kemanusiaan dan meluncurkan serangan brutal ke Gaza. Dalam kerangka kesepakatan itu padahal tertera Israel harus lebih banyak bantuan kemanusiaan yang masuk Gaza dan penghentian permusuhan.

Israel meluncurkan agresi ke Palestina sejak Oktober 2023. Sejak saat itu, pasukan Zionis menggempur secara membabi buta warga dan objek sipil. Imbasnya lebih dari 68.000 warga di Palestina tewas dan jutaan orang terpaksa menjadi pengungsi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Jembatan Hongqi China Ambruk usai Baru Diresmikan

Next Post

Mahasiswi Jatuh dari Lantai 3 Kampus di Bogor, Diduga Mau Bunuh Diri

Next Post
Mahasiswi Jatuh dari Lantai 3 Kampus di Bogor, Diduga Mau Bunuh Diri

Mahasiswi Jatuh dari Lantai 3 Kampus di Bogor, Diduga Mau Bunuh Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

18/09/2026
Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

18/09/2026
Direktur Utama PT PEMA Ajak Investor Perkuat Kolaborasi Sektor Perikanan di Aceh

Direktur Utama PT PEMA Ajak Investor Perkuat Kolaborasi Sektor Perikanan di Aceh

18/09/2026
Polres Bireuen Bekali Santri Al Zahrah Edukasi Perlindungan Anak

Polres Bireuen Bekali Santri Al Zahrah Edukasi Perlindungan Anak

18/09/2026
‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

18/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Israel Blokir 1,6 Juta Jarum Suntik untuk Vaksinasi Anak-anak Gaza

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Mengukir Sejarah Kepemimpinan Perempuan: Refleksi atas Pelantikan Keuchik Rauzatul Jannah di Indra Jaya

Aksi Solidaritas Kemanusiaan, SMA/SMK/SLB Se-Aceh Barat Daya Bantu Penanganan Pascabanjir di SMAN 4 Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com