Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Mahasiswa Minta Perhatian Serius Pemerintah Terkait Banjir di Beutong Ateuh Bangalang

redaksi by redaksi
29/11/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Mahasiswa Minta Perhatian Serius Pemerintah Terkait Banjir di Beutong Ateuh Bangalang

SUKA MAKMUR – Banjir yang menerjang Beutong Ateuh Bangalang menutup badan jalan dan memutus akses antar desa. Luapan Sungai Krung Beutong membuat bantuan sulit masuk, sementara warga di Desa Blang Meurandeh, Babah Suak, Blang Puuk, dan Kuta Teunggeh terdampak, bahkan ada rumah yang hanyut dibawa arus. Kondisi ini menegaskan betapa rentannya infrastruktur dan keselamatan warga.

Irwansyah, pemuda setempat sekaligus mahasiswa di Banda Aceh, menyatakan seluruh desa terdampak banjir. Ia berharap Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memberikan perhatian serius. Seruan ini bukan sekadar permohonan bantuan, tetapi panggilan agar pemerintah mengambil langkah konkret mencegah musibah berulang.

Mahasiswa asal Beutong Ateuh lainnya, seperti Syahrul Gunawan, Darmawan, Syaiful, dan Faisal, menggambarkan kondisi memprihatinkan di lapangan: banyak rumah rata dengan tanah dan hanyut terbawa arus. Warga kini sangat membutuhkan bantuan darurat.

“Ini bukan sekadar statistik, tetapi wajah nyata penderitaan yang terus berulang setiap musim hujan,” ujar Darmawan.

Said Alif Muhammad, demisioner Wakil Ketua II IPMB, mengingatkan bahwa banjir bandang pernah melanda wilayah ini sebelumnya.

“Jangan telat, jangan terlambat. Masyarakat menunggu langkah nyata dan solusi yang benar-benar membantu mereka.”

Teuku Afrizal dari IPELMASRA Banda Aceh menekankan perlunya pembangunan infrastruktur strategis, seperti Giant Sea Wall, tidak hanya di tepi laut tetapi juga sepanjang sungai rawan banjir. Tanpa perencanaan matang, masyarakat akan terus menghadapi ancaman banjir setiap tahun.

“Banjir di Beutong Ateuh Bangalang bukan sekadar bencana alam; ini mencerminkan lemahnya perencanaan infrastruktur dan mitigasi risiko. Pemerintah Provinsi Aceh dan Kabupaten Nagan Raya harus hadir bukan hanya dengan bantuan darurat, tetapi juga kebijakan strategis dan proyek nyata agar tragedi yang sama tidak terulang. Warga menunggu bukan hanya simpati, tetapi tindakan nyata,” ujar dia.

Previous Post

DKP Aceh Salurkan Ikan Beku untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Next Post

Menteri Ekraf: Startup Kreatif adalah Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Next Post
Menteri Ekraf: Startup Kreatif adalah Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Menteri Ekraf: Startup Kreatif adalah Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

04/12/2025
Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

04/12/2025
BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

04/12/2025
Soal Bendera Bulan Bintang, Wali Nanggroe: Kami Menunggu Saja

Wali Nanggroe Aceh Serukan Reformasi Tata Kelola Lingkungan dan Investigasi Menyeluruh atas Banjir Besar Aceh

04/12/2025
Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

04/12/2025

Terpopuler

Banjir di Sumatera Melumpuhkan Aktivitas PTS di Aceh, Beberapa Kampus Masih Terisolir

Warganet Cari Tiga Sosok Pimpinan dan Politisi Aceh yang Diduga ‘Menghilang’ Selama Bencana, Siapa Saja?

04/12/2025

Bantuan dari Abdya untuk Trumon Raya Telah Tiba, Koraban: Terimakasih Bapak Dr. Safaruddin dan Masyarakatnya

Update Bencana Aceh: Jumlah Korban Meninggal Sementara Jadi 249 Orang

Darurat: Gayo Lues Paling Parah Banjir Bandang,Warga Harap Bantuan Provinsi Dan Pusat

[Opini] Longsor, Banjir, dan Hati Nurani yang Ikut Tertimbun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com