SIGLI – Solidaritas dan semangat gotong royong sangat dibutuhkan paska banjir bandang di Aceh.
Hal itu dikatakan Dr. Safwan S.Pd.I, M.Ag, Wakil ketua MAA kabupaten Pidie kepada Atjehwatch.com, Minggu 30 November 2025.
Dijelaskan Dr. Safwan, pada dasarnya masyarakat Aceh memiliki tradisi gotong royong yang kuat, seperti membantu membangun rumah atau memperbaiki jalan. Ini menunjukkan solidaritas sosial yang tinggi. Saat ini, Aceh sedang dilanda banjir, jadi semangat gotong royong sangat dibutuhkan.
Wakil Ketua MAA Kabupaten Pidie itu menekankan pentingnya melestarikan adat saling membantu ini, terutama di tengah musibah banjir yang melanda Aceh. “Gotong royong menjadi salah satu ciri khas masyarakat Aceh yang menunjukkan nilai-nilai kearifan lokal dan kepedulian sosial yang tinggi,” katanya
Melalui tradisi ini, masyarakat Aceh menunjukkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi. Warga dengan sukarela saling membantu dalam berbagai kegiatan, mulai dari membangun rumah, memperbaiki jalan, hingga menyiapkan acara hajatan. Nilai kebersamaan yang tercermin dalam gotong royong menunjukkan kuatnya solidaritas sosial dan semangat persatuan di masyarakat Aceh.
Dengan melestarikan adat istiadat ini, masyarakat Aceh mampu menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi contoh bagi generasi penerus,” ucap Dr.Safwan.[Mul]










