Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ohku, Penanganan Korban Pasca Bencana di Pijay Dinilai Sangat Lemah

redaksi by redaksi
30/11/2025
in Lintas Timur
0
Ohku, Penanganan Korban Pasca Bencana di Pijay Dinilai Sangat Lemah

MEUREUDU – Tidak ada peta lokasi darurat, tidak terdata posko pengungsian menandakan lemahnya dan amburadulnya koordinasi pemerintah kabupaten Pidie Jaya penyebab bertambahnya jatuhnya korban banjir bandang di Pidie Jaya.

Seperti kisah dari Relawan Verical Rescue Indonesia (VRI) Aceh setelah dua hari bergelut membantu korban banjir di kabupaten Pidie, tanpa banyak jeda, tim yang beranggotakan 12 orang itu langsung bergerak menyusuri kawasan Pidie jaya.

Pagi yang sibuk itu berubah menjadi malam yang lebih panjang ketika tim berpindah tugas ke Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua di Pidie Jaya. Di daerah tersebut tantangan justru lebih terasa. Tidak ada posko koordinasi yang dikelola pemerintah daerah, membuat tim relawan pencarian harus mengandalkan laporan sporadis dari warga dan relawan setempat.

Pagi demi pagi, kata dia, menjadi momen krusial untuk mengatur langkah evakuasi. Namun tanpa jalur koordinasi yang jelas, efisiensi penanganan bencana menjadi sangat sulit dicapai.

Koordinasi itu kunci. “Jika pagi hari saja kita tidak tahu ke mana harus bergerak, berarti daerah tersebut belum siap menghadapi bencana,” kata Fitriani Koordinator VRI Aceh, Sabtu (29/11).

“Di Pidie koordinasinya lancar. Begitu pagi datang, kami sudah tahu harus bergerak ke mana. Tetapi di Pidie Jaya, situasinya berbeda. Tidak ada posko, tidak ada peta lokasi darurat. Kami seperti ‘buta map’ terus mencari dan membatu korban banjir,” kata Fitriani.

Seharusnya, Pemkab Pidie jaya melalui BPBD nya harus benar-benar siap, minimal menditeksi lokasi banjir, semua armada dikerahkan dalam menangani bencana Alam, bukan malah sulit dihubungi dan terkesan apatis.

Zian Musataqin menyayangkan sikap Pemerintah daerah Pidie jaya yang sibuk menerima pejabat tamu dari luar daerah bukan menghiraukan warganya yang sedang berjibaku dalam lumpur Banjir bandang yang melanda hampir diseluruh kabupaten Pidie jaya.

“Pemkab Pidie Jaya seperti tidak ada kemanusiaan, acuh dan abai terhadap warganya yang sedang musibah, atau memang para pejabat yang menduduki kursi empuk itu tidak punya kualitas kinerjanya atau tidak tau apa yang harus dikerjakan ketika bencana melanda, atau pimpinan daerah yang tidak mampu berkoordinasi dengan baik untuk mambantu masyarakatnya yang lagi musibah,” kata Zian Mustaqim.[Mul]

Previous Post

177 Ribu Warga Bener Meriah Terisolasi akibat Banjir Aceh

Next Post

BNPB Upayakan Distribusi Logistik ke Banda Aceh dan Medan

Next Post
BNPB Upayakan Distribusi Logistik ke Banda Aceh dan Medan

BNPB Upayakan Distribusi Logistik ke Banda Aceh dan Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

40 Siswa MAN Inovasi Abdya Tampilkan Tari Kreasi Nasional di Upacara HUT ke-81 RI

40 Siswa MAN Inovasi Abdya Tampilkan Tari Kreasi Nasional di Upacara HUT ke-81 RI

18/08/2026
Mahasiswa KPM UIN SUNA Ajak Siswa SDN 7 Lut Tawar Tanamkan Sikap Toleransi Sejak Dini

Mahasiswa KPM UIN SUNA Ajak Siswa SDN 7 Lut Tawar Tanamkan Sikap Toleransi Sejak Dini

18/08/2026
Ohku, Overkapasitas Lapas di Aceh Capai 75 Persen

Ohku, Overkapasitas Lapas di Aceh Capai 75 Persen

18/08/2026
Polisi Selidiki Pelaku Kerusuhan hingga Turunkan Bendera Merah Putih di Aceh

Polisi Selidiki Pelaku Kerusuhan hingga Turunkan Bendera Merah Putih di Aceh

18/08/2026
UniMAP Sambut Hangat 27 Mahasiswa UIN Ar-Raniry dalam Program PKM dan KPM Internasional

UniMAP Sambut Hangat 27 Mahasiswa UIN Ar-Raniry dalam Program PKM dan KPM Internasional

18/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

Ohku, Penanganan Korban Pasca Bencana di Pijay Dinilai Sangat Lemah

Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri Kembali Absen di HUT ke 81 RI, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com