Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

redaksi by redaksi
11/12/2025
in Nanggroe
0
Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem saat memberikan keterangan kepada awak media usai menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, di Pendopo Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Rabu malam (10/12/2025). ANTARA/Rahmat Fajri

Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa relawan dari China yang ikut membantu melakukan evakuasi dan penyisiran korban bencana Aceh belum bekerja maksimal karena banyaknya puing-puing kayu di lokasi.

“Hasil kerja mereka (relawan China) tidak semaksimal karena medan masih digenangi oleh kayu-kayu,” kata Mualem, di Banda Aceh, Rabu malam (10/12).

Pernyataan itu disampaikan Mualem dalam konferensi pers usai penetapan perpanjangan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, di restoran pendopo Gubernur Aceh, di Banda Aceh.

Sebelumnya, Mualem menerima bantuan dari lima orang relawan China untuk membantu melakukan penyisiran pencairan korban banjir dan tanah longsor di Aceh, mereka diketahui memiliki alat pelacak jenazah.

Mualem menyampaikan, berdasarkan laporan dari para relawan tersebut, mereka kewalahan melakukan penyisiran akibat banyaknya puing kayu yang dibawa banjir bandang. Meski demikian, beberapa jenazah sudah didapatkan tim itu.

“Itu kewalahan mereka untuk mendapatkan mayat. Tapi saya dengar berita dua hari dia turun sudah dapat beberapa orang di Aceh Utara,” ujarnya.

Sementara ini, lanjut Mualem, tim relawan China itu sudah mengkonfirmasi untuk meminta pindah daerah penyisiran dari sebelumnya di Aceh Utara, beralih ke Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

“Besok mungkin mereka akan pindah ke Aceh Timur atau Aceh Tamiang untuk mendeteksi keberadaan mayat,” demikian Mualem.

Sumber: antara

Previous Post

Gubernur Sulsel Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tamiang

Next Post

Pidie Adventure dan VRI Aceh Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pijay

Next Post
Pidie Adventure dan VRI Aceh Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pijay

Pidie Adventure dan VRI Aceh Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pijay

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

05/08/2026
PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

05/08/2026
Bupati Abdya Minta Dapur MBG di Abdya Konsisten Utamakan Bahan Lokal

Bupati Abdya Minta Dapur MBG di Abdya Konsisten Utamakan Bahan Lokal

05/08/2026
Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

05/08/2026
Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

05/08/2026

Terpopuler

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

11/12/2025

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com