LHOKSEUMAWE – Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage SIP, kembali menggelar sosialisasi 4 pilar di Desa Kutablang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Sabtu siang 13 Desember 2025.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Lhokseumawe meski digelar di sela-sela kesibukan Azhari Cage mengunjungi korban banjir bandang yang melanda Aceh di akhir November 2025 lalu.
Kegiatan juga dihadiri oleh para korban banjir bandang dari Aceh Utara dan sekitar.
Azhari Cage, dalam kegiatan tersebut, mengatakan Aceh saat ini sedang diuji dengan musibah bencana alam. Bencana yang datang sama dahsyatnya dengan tsunami yang pernah melanda Aceh pada 2004 lalu.
“Ini ujian berat bagi Aceh, dan Indonesia pada umumnya,” kata Azhari.
“Bencananya ini bukan hanya menghancurkan Aceh, tapi juga Sumatera pada umumnya. Beberapa daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat juga mengalami hal yang sama,” kata mantan Jubir KPA Pusat ini.
Oleh karena itu, musibah tersebut harus ditanggapi secara bijak oleh semua pihak. Musibah tersebut juga harus menjadi penguat bagi Aceh dan Indonesia pada umumnya untuk bangkit dan lebih maju lagi di masa depan.
“Ini salah satu pesan tersirat dari 4 pilar kebangsaan. Kita semua bersaudara. Makanya saat Sumatera tertimpa musibah, saudara kita dari provinsi lain datang membantyu.”
“Kita tak sendiri,” ujar Azhari Cage.
Menurut Azhari, 4 pilar kebangsaan Indonesia adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ke 4 ini berfungsi sebagai landasan utama dan tiang penyangga kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara agar tercipta ketertiban, kebersamaan, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, serta menjadi pedoman dalam menghadapi tantangan.










