MEUREUDU – Sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat di tengah perpanjangan masa tanggap darurat paska bencana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp.M.PH melakukan peresmian operasional polindes Gampong Meunasah Mancang dan jajarannya dan relawan di Meunasah Mancang Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya, Rabu 28 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Munawar Ibrahim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas kepedulian dan kontribusinya sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan. Ia menilai kolaborasi ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjangkau kebutuhan kesehatan masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan layanan.
Setda menyoroti masih rendahnya capaian tumbuh kembang anak dibandingkan standar nasional, yang dipengaruhi keterbatasan akses kesehatan dan gizi sejak lama.
“Melalui renovasi Polindes, dukungan alat kesehatan dan obat-obatan, revitalisasi Posyandu, serta bantuan 200 kelambu dan lainnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan desa dapat meningkat dan berdampak langsung bagi masyarakat, akses layanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu dan anak, tetap berjalan optimal di wilayah terdampak bencana,” kata Munawar Ibrahim Sekda Pidie Jaya.
Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan fasilitas Polindes, sekaligus serah terima bantuan simbolis kepada Kepala Dinas Kesehatan Pidie Jaya. Pemerintah daerah berharap Polindes Meunasah Mancang dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat layanan kesehatan desa selama masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan berkelanjutan.
Acara tersebut dihadiri Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa dan Jajarannya, Bapak Ahmad Juwaini, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pidie Jaya Eddy Azwar, S.Kp.M.PH, Kepala DPMG, Para Muspika, Camat Meurah Dua, Para Kepala Puskesmas dan Keuchik Gampong setempat.[Mul]











