Jakarta – Sebanyak 12.994 orang tercatat masih mengungsi di tenda pengungsian pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Sebagian besar pengungsi berada di wilayah Aceh.
Berdasarkan data per 17 Februari 2025, dari 18 kabupaten kota yang terdampak bencana di Aceh, masih ada 12.144 orang yang berada di tenda pengungsian pascabencana.
Berikut rincian jumlah pengungsi di Aceh:
Kabupaten/Kota Jumlah Pengungsi
Aceh Utara 5.197 orang
Aceh Tenggara 1.939 orang
Aceh Tamiang 992 orang
Nagan Raya 916 orang
Aceh Timur 945 orang
Bireuen 805 orang
Gayo Lues 692 orang
Bener Meriah 612 orang
Kota Lhokseumawe 46 orang
Pengungsi juga masih ada Sumatra Utara, tepatnya Tapanuli Tengah. Total 850 orang yang masih berada di tenda pengungsian.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan total dari 18 kabupaten kota yang terdampak bencana di Sumatra Utara, tinggal Kabupaten Tapanuli Tengah yang terdapat pengungsi. Mereka masih berada di tenda pengungsian karena beberapa waktu lalu sempat kembali dilanda banjir.
“Kita ketahui beberapa hari yang lalu di Tapanuli Tengah terjadi banjir lagi, tapi dari 18 kabupaten kota, yang tinggal di tenda tinggal di Tapanuli Tengah sebanyak 850 orang, sementara 17 kabupaten kota tidak ada lagi yang tinggal di tenda,” ujar Tito dalam rakor satgas pemulihan pascabencana Sumatra, Rabu, 18 Februari 2026.
Di Sumatra Barat, Tito memastikan tidak ada lagi orang yang mengungsi. Dari 16 kabupaten kota yang terdampak bencana alam, seluruh warganya sudah meninggalkan tenda pengungsian.
“Untuk Sumatra Barat di tenda sudah 0 alhamdulillah,” ujar dia.










