Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sekda Harap Percepatan Penanganan Bencana Jelang Ramadhan

redaksi by redaksi
18/02/2026
in Nanggroe
0
Sekda Harap Percepatan Penanganan Bencana Jelang Ramadhan

Sejumlah pekerja dan Anggota TNI menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum di Kecamatan Meurudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Senin (16/2/2026). ANTARA FOTO/Arnas Padda

Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir meminta Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan instansi terkait mempercepat penanganan pasca-bencana, baik mengenai hunian sementara (Huntara) maupun logistik untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan nyaman.

“Fokus utama pemerintah saat ini adalah memindahkan pengungsi dari tenda darurat ke huntara yang lebih layak,” kata M Nasir dalam keterangannya di Banda Aceh, Selasa.

Hal tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi evaluasi progres penanganan bencana sekaligus kesiapan menyambut bulan suci Ramadhan di kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

M Nasir menekankan stabilitas kebutuhan pokok dan kelayakan tempat tinggal adalah harga mati menjelang Ramadhan.

Dimana, saat ini sebanyak 6.060 unit huntara telah dibangun, tetapi masih ada masyarakat terdampak bencana yang bertahan di tenda darurat.

“Tidak boleh ada masyarakat yang tidak memiliki kepastian tempat tinggal. Saya minta percepat relokasi dari tenda ke huntara yang representatif. Hunian bukan sekadar tempat berteduh, tapi menyangkut martabat dan perlindungan warga,” ujarnya.

Selain huntara, pemerintah telah merampungkan 104 unit hunian tetap (huntap) di Aceh Utara. Bagi warga yang masih menunggu proses pembangunan, pemerintah memastikan penyaluran Dana Tunggu Harian (DTH) sebesar Rp600 ribu per orang tetap berlanjut.

Terkait logistik, M Nasir mewanti-wanti agar tidak terjadinya tumpang tindih anggaran antara APBA, BNPB, dan Kemensos. Karena itu, diharapkan agar pendistribusian bantuan harus berbasis data terverifikasi dan diperbarui secara berkala.

“Hindari pemborosan anggaran. Koordinasi antara BPBA, Dinas Sosial dan kabupaten/kota harus intensif. Pastikan tidak ada satu pun wilayah terdampak yang luput dari distribusi logistik,” katanya.

Dari sisi kesehatan, lanjut dia, meski 307 dari 309 Puskesmas sudah kembali beroperasi, tetapi diharapkan adanya penguatan layanan hingga tiga bulan ke depan, terutama di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Gayo Lues. Trauma healing bagi anak-anak dan perempuan menjadi prioritas.

Ia mengatakan Pemerintah Aceh menargetkan seluruh akses jalan desa kembali normal dalam sebulan ke depan. “Maka, jembatan bailey menjadi solusi prioritas yang ditargetkan rampung pada Juli mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan mengingat adanya peringatan BMKG mengenai potensi hujan lebat hingga 25 Februari 2026, diharapkan kepada tim SAR tetap selalu bersiaga 24 jam.

“Kita harap tim SAR bersiaga 24 jam, dan terus memperkuat sistem mitigasi berdasarkan pengalaman bencana sebelumnya,” kata M Nasir.

Sumber: antara

 

Previous Post

Pantauan Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh Prediksi Ramadan Jatuh Lusa

Next Post

Pemkab Aceh Jaya Tanam Perdana Sawit di Lahan Eks Kombatan Sagoe Pasie Raya

Next Post
Pemkab Aceh Jaya Tanam Perdana Sawit di Lahan Eks Kombatan Sagoe Pasie Raya

Pemkab Aceh Jaya Tanam Perdana Sawit di Lahan Eks Kombatan Sagoe Pasie Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026
PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

04/04/2026
BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

04/04/2026
Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

04/04/2026
Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com