Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kolom

Setahun Sudah Mualem-Dekfadh Mengubah Aceh Jadi ‘Surga Dunia’

redaksi by redaksi
25/02/2026
in Kolom
0
Setahun Sudah Mualem-Dekfadh Mengubah Aceh Jadi ‘Surga Dunia’

Oleh Teungku Mustafa. Penulis adalah warga Aceh Utara

Tak terasa setahun sudah Mualem-Dekfadh menjadi pemimpin di Aceh. Pelantikan keduanya berlangsung dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh pada Rabu, 12 Februari 2025 lalu, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dalam dan luar negeri serta tokoh perdamaian Aceh. Dengan kata lain, kita sudah setahun lebih keduanya memimpin Aceh.

Mualem merupakan tokoh sentral dalam Gerakan Aceh Merdeka. Demikian juga dengan sang wakil yang juga mantan panglima operasi GAM wilayah Pidie. Meski keduanya kini keduanyaadalah anak buah Prabowo, tapi ideologi ke-Aceh-annya tentu tak diragukan lagi. Mereka tak mungkin lupa bahwa jabatan agung yang diraih sekarang adalah pengorban ribuan prajurit GAM yang tewas semasa konflik. Doa para janda dan yatim piatu konflik di Aceh.

Keduanya merupakan anak ideologis Hasan Tiro. Perlawanan bersenjata hampir dua puluh tahun dan ribuan warga menjadi korban selama masa konflik, kini ditampuk sebagai menjadi pemimpin Aceh.

Selama setahun kepemimpinan keduanya di Aceh, ada banyak ide-ide dan terobosan yang dilakukan. Salah satunya adalah janji membawa perubahan besar bagi rakyat di Aceh. Mereka tidak memperkaya diri, amanah serta jauh dari godaan dunia seperti wanita. Buktinya keduanya tetap hidup sederhana.

Salah satu bukti kesuksesan pemerintahan ini adalah merebut kembali 4 pulau milik Aceh di Singkil yang sempat diklaim oleh Sumatera Utara. Usai direbut, 4 pulau itu kini masih terbengkalai. Tak ada yang urus.

Tapi setidaknya, Mualem sudah berjanji akan memanfaatkan semua sumber daya di 4 pulau tersebut dan isinya untuk menjadikan Aceh sebagai syurga dunia. Investor dari timur tengah pun sudah diundang. Ada banyak berita dan foto Mualem bersama pria berjubah timur tengah. Konon, jika investasi ini terlaksana, 4 pulau tersebut bakal disulap menjadi ‘Dubai’nya Asia.

Foto dengan pria berjubah itu setidaknya menjadi bukti bahwa komitmen itu ada. Masalah realisasi, masih ada 4 tahun kedepan untuk realisasi.

Kemudian pabrik baja atau industri bijih besi juga akan dibangun di Kabupaten Aceh Selatan.

Tidak hanya mengubah Singkil menjadi ‘Dubai’ nya Asia, di Aceh Barat juga sudah diresmikan pabrik ban terbesar yang kini menyerap ribuan tenaga kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, dalam sambutannya, pada penutupan Musabaqah Tunas Ramadhan ke-24, di lapangan upacara Dinas Pendidikan setempat, Sabtu (15/3/2025) malam.

“Sebelum memulai sambutan, kami akan memberikan kabar gembira kepada Bupati dan masyarakat Aceh Barat. Insya Allah, pada April mendatang, saya akan meresmikan pabrik ban mobil di Aceh Barat,” ujar Gubernur disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Pria yang akrab disapa Mualem itu meyakini dengan dibukanya pabrik ban tersebut mampu menampung seribuan tenaga kerja.

“Insya Allah, imbas dari dibukanya pabrik ban ini, maka akan mampu menyerap 1000 tenaga kerja. Ini tentu akan sangat baik dalam mendukung upaya kita menekan angka pengangguran di Bumi Serambi Mekah,” kata Mualem.

Kini setahun berlalu, tidak ada lagi warga di Aceh Barat yang menganggur. Keberadaan pabrik ban ini benar-benar menjadi sumber rezeki bagi warga di pesisir barat selatan Aceh dalam pengetasan kemiskinan dan menjadikan daerah tersebut sebagai syurga dunia. Bayangkan apa yang akan terjadi jika efek positif ini terus dikembangkan untuk 4 tahun kedepan.

Pabrik rokok, kapal Roro dan pabrik padi

Untuk lintas timur juga mendapat perhatian yang besar. Salah satunya adalah dengan mengundang investor guna membangun pabrik rokok serta melihat langsung lahan di Aceh Utara. Ini bukan sekedar janji. Ada berita serta fotonya. Konon pabrik ini bisa menyedot ribuan pekerja juga.

Selain itu, juga ada pabrik padi hasil investasi Hasyim di Aceh Utara. Kemudian juga dibukanya jalur pelayaran Krueng Geukuh ke Malaysia. Semua sumber daya alam Aceh kini tak lagi bergantung dengan Sumatera Utara. Hasil alam Aceh seperti Pisang Kepok kini bisa langsung diekspor ke Malaysia.

“InsyaAllah, kehadiran industri-industri ini akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di Aceh, sekaligus membuka lapangan kerja,” kata Muzakir Manaf, Aceh Barat, Selasa (8/7/2025).

SAM Airlines

Pemerintah Aceh bersama sejumlah stakeholder dan investor menargetkan pemberangkatan umrah perdana langsung dari Aceh ke Arab Saudi terealisasi pada Januari 2026, dengan menggunakan maskapai khusus SAM (Serambi Aceh Makkah) Airlines.

Komitmen ini bukan main main. Perwakilan PT SAM Airlines, Datin Seri Vie Shantie Khan menyampaikan bahwa pihaknya sudah memesan hingga sepuluh pesawat, salah satunya untuk pemberangkatan jamaah umroh Indonesia, khususnya dari Aceh.

“Sekarang kita memang sudah pesan ada boeing 777, dan ada juga beberapa pesawat yang besar. Khususnya pembuatannya itu ada dari China,” katanya.

Lumpur Banjir Diminati Investor

Bukan cuma pabrik raksasa. Bahkan lumpur hasil banjir di Aceh pun kini diminati oleh para investor.

Lumpur tebal yang merusak hampir 18 kabupaten kota Aceh tersebut ternyata bakal segera menjadi nilai ekonomi yang lumayan tinggi. Banyak warga Aceh yang bakal kaya raya jika potensi tersebut beneran digarap.

Bayangnkan, keberadaan lumpur banjir sendiri yang menutup ribuan rumah warga di Aceh pasca banjir jadi persoalan serius. Warga kesulitan membersihkan lumpur. Namun kini tiba-tiba jadi barang yang bakal segera diburu oleh investor swasta.

Jangan tertawa dulu dan mengira hal ini bualan semata. Karena yang menyampaikan hal tersebut adalah orang nomor satu di negara ini.

Ya, informasi ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, beberapa hari lalu.

Nah, uniknya informasi ‘swasta’ yang melirik lumpur banjir Aceh sendiri dilaporkan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kepada Prabowo.

Mualem lapor ke Prabowo dan sang presiden mengungkapkan potensi ‘luar biasa’ tersebut dalam rapat koordinasi. Bukankah ini pembahasan dua level pejabat tinggi di negara ini?

“Gubernur melaporkan ke saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana. Jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya. Silahkan ini saya kira bagus sekali (kalau ada swasta beli lumpur),” ujar Prabowo, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2025).

Aceh Syurga Dunia

Keberadaan 4 pulau di Singkil yang menarik para investor di timur tengah, pabrik baja di Aceh Selatan, pabrik ban di Aceh Barat, pabrik rokok dan pabrik padi di Aceh Utara. Kapal Roro untuk pelayaran dari Aceh Utara ke Malaysia, SAM Airlines serta lumpur banjir pun yang jadi uang.

Nikmat apalagi yang harus ditolak oleh warga Aceh.

Semua ini adalah berkah langit untuk Aceh. Aceh benar benar akan menjadi syurga dunia. Aceh sungguh beruntung.

Previous Post

Rakyat Aceh Menggugat: Di Antara Banjir, Tambang, dan Amanah yang Terkoyak

Next Post

Rektor UIN Ar-Raniry: Langkah Menag ke KPK Jadi Standar Baru Kepemimpinan Bersih

Next Post
Rektor UIN Ar-Raniry: Langkah Menag ke KPK Jadi Standar Baru Kepemimpinan Bersih

Rektor UIN Ar-Raniry: Langkah Menag ke KPK Jadi Standar Baru Kepemimpinan Bersih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

11/04/2026
Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

11/04/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Dipastikan Terus Berjalan

11/04/2026
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

11/04/2026
Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

11/04/2026

Terpopuler

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

09/04/2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com