Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dr. Nasrul Zaman Desak Polda Aceh Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Rp11,2 Miliar

Joe Samalanga by Joe Samalanga
02/03/2026
in Nanggroe
0
APBA Disorot Dr. Nasrul Zaman: Bukti TAPA Gagal Rumuskan Anggaran Pro-Rakyat

BANDA ACEH – Dua tahun pasca pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh–Sumut, sejumlah dugaan persoalan hukum yang sempat mencuat dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Pemerhati Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, M.Kes, menilai publik berhak mendapatkan kejelasan atas berbagai dugaan penyimpangan yang terjadi saat penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut.

“Beberapa kasus yang dulu ramai diberitakan, seperti pembangunan lapangan tembak yang tidak tuntas, persoalan fasilitas di Stadion Harapan Bangsa, hingga polemik katering atlet yang bahkan sempat direspons Dito Ariotedjo, kini seperti menghilang tanpa penjelasan,” ujar Nasrul lewat rilisnya, Senin (2/3!2026).

Ia menyoroti secara khusus dugaan penyimpangan dana hibah Pemerintah Aceh kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebesar Rp15,4 miliar. Berdasarkan temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2023, sekitar Rp11,2 miliar disebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Angka Rp11,2 miliar bukan jumlah kecil. Ini uang rakyat. Kalau memang ada temuan BPK, maka harus ada tindak lanjut yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Nasrul berharap Kepolisian Daerah Aceh dapat menuntaskan proses hukum yang berdasarkan informasi media telah masuk tahap penyelidikan. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas dan transparan justru akan memperkuat kepercayaan publik serta meringankan beban pemerintahan Aceh saat ini.

“Kita tidak ingin kasus ini menjadi beban politik bagi Gubernur. Justru dengan penanganan yang terbuka dan profesional, spekulasi publik bisa dihentikan. Jangan sampai ada kesan kasus ini digantung dan berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” katanya.

Ia menambahkan, kedekatan dan sinergi antara pimpinan daerah dan aparat penegak hukum seharusnya menjadi modal untuk mempercepat penyelesaian kasus, bukan sebaliknya.

“Masyarakat Aceh menunggu kepastian. Transparansi dan keberanian dalam menegakkan akuntabilitas adalah kunci agar kepercayaan publik tidak runtuh,” pungkas Dr. Nasrul Zaman.[]

Previous Post

Illiza Apresiasi Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan di Banda Aceh

Next Post

Bunuh Khamenei, Israel Ultimatum Bos Hizbullah Jadi Target Selanjutnya

Next Post
Bunuh Khamenei, Israel Ultimatum Bos Hizbullah Jadi Target Selanjutnya

Bunuh Khamenei, Israel Ultimatum Bos Hizbullah Jadi Target Selanjutnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih ke Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih ke Aceh

22/04/2026
Al- Farlaky Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM di Aceh Timur

Al- Farlaky Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM di Aceh Timur

22/04/2026
Illiza Buka Banda Aceh City Expo 2026 di Blang Padang

Illiza Buka Banda Aceh City Expo 2026 di Blang Padang

22/04/2026

Tito Karnavian Serahkan Bantuan 5 Ambulans di Takengon

22/04/2026
Satgas PRR Serahkan Bantuan di Aceh Tamiang Percepat Rekonstruksi

Satgas PRR Serahkan Bantuan di Aceh Tamiang Percepat Rekonstruksi

22/04/2026

Terpopuler

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

19/04/2026

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Dr. Nasrul Zaman Desak Polda Aceh Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Rp11,2 Miliar

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com