Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kepala Biro Hukum Setda Aceh Dinilai Salah Alamat Teruskan Surat Korban Rumoh Geudong

Admin by Admin
12/03/2026
in Nanggroe
0
Harga Sembako Melonjak Drastis di Tengah Musibah Banjir Aceh, Aktivis HAM Minta Pemerintah Stabilkan Harga

‎
‎BANDA ACEH – Penanganan permohonan audiensi komunitas korban pelanggaran HAM berat Rumoh Geudong dan Pos Sattis KKRG menuai kritik. Pasalnya, surat permohonan yang ditujukan kepada Gubernur Aceh justru diteruskan oleh Biro Hukum Setda Aceh ke Badan Reintegrasi Aceh (BRA), yang kemudian berlanjut ke Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh.

‎Surat permohonan audiensi dan konsultasi tersebut sebelumnya dilayangkan oleh komunitas korban pada 11 Februari 2026. Namun, dalam surat balasan bernomor 100.3/271 tertanggal 2 Maret 2026, Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Muhammad Junaidi, S.H., M.H., memutuskan untuk meneruskan permohonan tersebut ke Kepala Sekretariat BRA untuk ditindaklanjuti.

‎Kritik dari Pendamping Korban
‎Farhan Syamsuddin, selaku pendamping dari korban Pelanggaran HAM berat (PHB), mempertanyakan profesionalitas dan pemahaman Kepala Biro Hukum terkait substansi permohonan tersebut.

Menurutnya, tindakan meneruskan surat ke BRA dan KKR Aceh menunjukkan adanya ketidakpahaman terhadap isi surat dan kewenangan lembaga.

‎”Kami mempertanyakan apakah Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Muhammad Junaidi, tidak memahami isi dari surat permohonan yang kami kirimkan? Mengapa surat untuk Gubernur justru dilempar ke BRA dan kemudian ke KKR Aceh?” ujar Farhan.

‎Ia menilai bahwa mekanisme “lempar bola” ini menghambat komunikasi langsung antara korban pelanggaran HAM dengan kepala daerah, padahal audiensi tersebut sangat krusial untuk menyampaikan aspirasi langsung terkait pemenuhan hak-hak korban Rumoh Geudong.

‎Isi Surat yang Diteruskan
‎Dalam dokumen yang diperoleh, Kepala Biro Hukum menyatakan bahwa penerusan surat tersebut dilakukan agar BRA dapat menindaklanjutinya sesuai dengan tugas dan fungsi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak komunitas korban masih menunggu kejelasan kapan audiensi yang sebenarnya dengan Gubernur Aceh dapat terlaksana tanpa harus melalui birokrasi yang dinilai tidak relevan dengan pokok permohonan mereka.

Previous Post

Krak, Kakanwil Kemenag Aceh Lantik Sejumlah Pejabat

Next Post

Pelaku Penabrak White House AS Ditangkap

Next Post
Pelaku Penabrak White House AS Ditangkap

Pelaku Penabrak White House AS Ditangkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

24/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

23/03/2026
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

23/03/2026

Terpopuler

Harga Sembako Melonjak Drastis di Tengah Musibah Banjir Aceh, Aktivis HAM Minta Pemerintah Stabilkan Harga

Kepala Biro Hukum Setda Aceh Dinilai Salah Alamat Teruskan Surat Korban Rumoh Geudong

12/03/2026

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com