BLANGPIDIE – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Abdya yang jatuh pada 10 April 2026.
Rapat koordinasi digelar di Aula Tgk. Dikilla Bappeda Abdya, dipimpin langsung oleh Bupati Abdya Dr. Safaruddin, S. Sos MSP.
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Zaman Akli, S. Sos MM, Ketua DPRK Roni Guswandi, S. Pi, Wakapolres Kompol Misyanto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir pula Kepala SKPK Dinas dan Badan, Camat, Mukim, Forum Keuchik, perwakilan Organisasi Kepemudaan, Ormas, dan tokoh masyarakat.
Dr. Safaruddin menegaskan, peringatan HUT Abdya tahun ini dirancang tidak sekadar seremonial, melainkan harus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah menargetkan adanya perputaran uang melalui berbagai kegiatan yang disiapkan.
“Kita genjot dengan adanya event, sehingga perputaran uang meningkat. Kegiatan ini juga harus mampu melestarikan budaya lokal,” kata Dr Safaruddin dalam rapat tersebut.
Sejumlah agenda disiapkan panitia, mulai dari kegiatan budaya hingga ekonomi kerakyatan. Diantaranya panggang 15 ribu Lemang, lomba memasak kuliner khas Abdya, hingga pagelaran seni dan event olahraga.
Selain itu, pemerintah juga merancang kegiatan sosial seperti pasar murah, layanan kesehatan “dokter tamoeng sikula”, serta program “teungku saweu sikula” yang menyasar pelajar. Kegiatan jalan santai juga akan digelar untuk melibatkan masyarakat luas.
Dr. Safaruddin menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan benar-benar produktif dan mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal. Ia berharap momentum HUT Abdya menjadi ruang promosi potensi daerah.
“Harapan kita kegiatan ini menciptakan denyut ekonomi bagi masyarakat Abdya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Zaman Akli mendorong agar kekayaan kuliner khas daerah ditampilkan secara maksimal. Ia menyebut sejumlah makanan tradisional seperti limpeng sagee, lughoet sagee, dan reuboh janeng sebagai identitas yang perlu diangkat.
Akli juga menekankan pentingnya pelibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh pendiri Abdya dan Komite Peralihan Aceh (KPA). Menurut dia, peringatan hari jadi daerah harus menjadi momentum kebersamaan.
“Panitia juga harus meminta masukan dan petuah dari para ulama, agar kegiatan ini berjalan baik dan membawa berkah,” kata Akli.
Ketua panitia, Jufri Yusuf, menyatakan seluruh masukan dalam rapat akan menjadi dasar penyempurnaan konsep kegiatan. Panitia akan segera memfinalisasi agenda agar pelaksanaan berjalan sesuai rencana.
Adapun puncak peringatan HUT ke-24 Abdya akan digelar pada 10 April 2026 dengan upacara resmi. Pemerintah berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.










