Blangkejeren – Putusnya jalan utama Takengon – Blangkejeren membuat masyarakat Gayo Lues kini seperti terisolir. Kendaraan terpaksa melewati jalan alternatif yang kondisinya rusak parah, berlumpur, dan sulit dilalui.
Akibat akses yang sulit, harga kebutuhan pokok di pasaran dilaporkan melonjak tajam. Masyarakat harus membayar lebih mahal untuk beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya karena biaya transportasi meningkat.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan utama yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Gayo Lues. Selama ini, menurut salah seorang warga perbaikan jalan memang pernah dilakukan namun tidak bertahan lama.
“Memang diperbaiki, tapi kualitasnya asal-asalan, tidak lama rusak lagi,” kata seorang warga yang tidak mau disebut namanya saat ditemui di kawasan Pining.
Kekecewaan masyarakat semakin besar karena mereka merasa kurang mendapat perhatian,kami merasa dilupakan dan dianaktirikan,”ungkap warga.
Bahkan warga mengaku serbasalah dengan situasi yang begitu sulit dan menyakitkan seperti ini bahkan kami mulai tidak berani terlalu banyak berharap kepada pemerintah apalagi mengeluh dengan keadaan seperti ini.
“Kemarin ada yang posting di Facebook soal jalan rusak, langsung diteror disuruh hapus foto dan videonya,” ujar warga tersebut.
Kini masyarakat Gayo Lues bukan hanya harus menghadapi jalan putus dan harga sembako yang naik, tetapi juga harus menahan keluhan mereka. Warga berharap pemerintah segera bertindak sebelum kondisi ekonomi dan kehidupan masyarakat semakin sulit,”tutup nya.










