Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Setelah Diarahkan Bupati, Baitul Mal Abdya Langsung Tinjau Rumah Nurlaila

redaksi by redaksi
14/04/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Setelah Diarahkan Bupati, Baitul Mal Abdya Langsung Tinjau Rumah Nurlaila

BLANGPIDIE — Tim Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) turun langsung meninjau kondisi rumah Nurlaila, seorang janda dengan tiga anak yang tinggal di Dusun Alue Badeuk, Gampong Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, Senin (13/04/2026) malam.

Tak butuh waktu lama setelah beberapa saat diintruksikan Bupati Abdya Dr. Safaruddin, yang meminta Baitul Mal menangani cepat persoalan warga kurang mampu itu.

Peninjauan lapangan dipimpin langsung oleh Ketua Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar bersama Kepala Sekretariat Bustari dan tim dan didampingi Keuchik Gampong Cot Mane, Amiruddin.

“Pada malam ini, kami melihat secara langsung kondisi tempat tinggal ibu Nurlaila, serta kebutuhan mendesak yang dihadapi keluarganya,” ujar Ketua Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Peninjauan ini juga kita lakukan sebagai bagian dari verifikasi awal agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” katanya.

Diketahui, Nurlaila saat ini tinggal bersama tiga anaknya di rumah sederhana yang kondisinya memprihatinkan. Rumah tersebut beratapkan seng, berdinding papan yang mulai lapuk, serta berlantaikan semen kasar. Bangunan itu berdiri di atas tanah milik orang tuanya. Kondisi tersebut membuat kehidupan sehari-hari keluarga ini semakin berat.

Sejak suaminya, Yusman (45), meninggal dunia saat melaut, beban hidup sepenuhnya ditanggung oleh Nurlaila. Ia kini menjadi satu-satunya penopang bagi ketiga anaknya yang masih kecil.

Tanpa pekerjaan tetap, kebutuhan sehari-hari menjadi persoalan yang terus menghimpit. Untuk memenuhi kebutuhan makan, ia masih bergantung pada bantuan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Suami saya meninggal tiba-tiba di laut, tanpa sakit sebelumnya,” kata Nurlaila, Senin (13/04/2026) di rumahnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Seperti biasa, Yusman pergi melaut untuk mencari nafkah. Namun, ia tidak pernah kembali, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Laut yang selama ini menjadi sumber penghidupan, justru menjadi tempat perpisahan terakhir bagi mereka.

Kepergian Yusman meninggalkan tiga anak yang masih membutuhkan perhatian dan biaya pendidikan. Anak sulung duduk di kelas II sekolah dasar, sementara anak kedua masih di taman kanak-kanak. Bahkan, anak bungsu belum sepenuhnya mengenal sosok ayahnya. Kondisi ini semakin memperberat beban psikologis dan ekonomi keluarga.

Selain itu, rumah yang ditinggalkan juga berada dalam kondisi tidak layak huni. Struktur bangunan yang sederhana dan mulai rapuh membuat keluarga tersebut hidup dalam keterbatasan. Di tengah kondisi tersebut, Nurlaila harus memenuhi kebutuhan dasar tanpa sumber penghasilan tetap.

“Saya berharap ada pekerjaan tetap ke depan, supaya bisa menafkahi anak-anak saya,” ujarnya.

Namun, harapan tersebut belum dapat terwujud dalam waktu dekat. Kehadiran bayi yang masih kecil membuatnya belum memungkinkan bekerja di luar rumah. Aktivitas sehari-hari lebih banyak dihabiskan untuk mengurus anak-anak.

“Hari-hari saya hanya diisi dengan mengurus anak dan bergantung pada bantuan keluarga dan tetangga,” kata Laila.

Previous Post

Guru Besar Pendidikan Bahasa Inggris FKIP USK Dikukuhkan, Tekankan Penguasaan Genre

Next Post

Dua Santri Dayah Ruhul Qur’ani Lolos Seleksi Jambore Dunia ke-26 di Polandia

Next Post
Dua Santri Dayah Ruhul Qur’ani Lolos Seleksi Jambore Dunia ke-26 di Polandia

Dua Santri Dayah Ruhul Qur’ani Lolos Seleksi Jambore Dunia ke-26 di Polandia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Siaga Hidrometeorologi, Sekda Aceh Instruksikan Posko Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

Siaga Hidrometeorologi, Sekda Aceh Instruksikan Posko Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

15/04/2026
Baleg DPR Sepakat Perpanjang Pelaksanaan Dana Otsus Aceh

Baleg DPR Sepakat Perpanjang Pelaksanaan Dana Otsus Aceh

15/04/2026
Wabup Zaman Akli Pastikan Setiap Rupiah Anggaran Beri Manfaat Bagi Rakyat

Wabup Zaman Akli Pastikan Setiap Rupiah Anggaran Beri Manfaat Bagi Rakyat

15/04/2026
Kemenag Aceh Besar-Densus 88 Sasar Madrasah dan KUA Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme

Kemenag Aceh Besar-Densus 88 Sasar Madrasah dan KUA Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme

15/04/2026
Dana Otsus Aceh, DPR RI: Pastikan Pengelolaannya Sehat, Bukan Cuma Transfer…

Dana Otsus Aceh, DPR RI: Pastikan Pengelolaannya Sehat, Bukan Cuma Transfer…

15/04/2026

Terpopuler

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

13/04/2026

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Setelah Diarahkan Bupati, Baitul Mal Abdya Langsung Tinjau Rumah Nurlaila

Wabup Abdya Kunjungi Warga Cot Mane, Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni

Setelah Diarahkan Bupati, Baitul Mal Abdya Langsung Tinjau Rumah Nurlaila

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com