SIGLI — Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Pidie mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie dalam mengantarkan tugas sejumlah camat baru.
Namun, di balik apresiasi itu, YARA juga mengingatkan agar langkah tersebut tidak berhenti pada seremoni semata.
Kepala Perwakilan YARA Pidie, Junaidi, SH, menilai kehadiran langsung Bupati Sarjani dan Wakil Bupati Alzaizi dalam pengantaran tugas camat merupakan sinyal kuat komitmen menjaga stabilitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.
“Gerak cepat ini patut diapresiasi, karena menunjukkan keseriusan pimpinan daerah dalam mencegah kekosongan pelayanan. Tapi yang lebih penting adalah memastikan kinerja camat benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Junaidi, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, camat bukan sekadar pejabat administratif, melainkan ujung tombak pelayanan dan eksekutor program pemerintah di lapangan. Karena itu, percepatan serah terima jabatan harus diikuti dengan kerja nyata, bukan hanya formalitas birokrasi.
YARA menilai, pengantaran tugas oleh kepala daerah juga membawa pesan disiplin dan tanggung jawab jabatan. Namun, tanpa pengawasan ketat dan evaluasi berkala, hal tersebut berpotensi kehilangan makna.
“Jangan sampai gerak cepat ini hanya kuat di awal. Yang dibutuhkan masyarakat adalah konsistensi, bukan sekadar simbolik,” ujarnya.
YARA Pidie pun mendorong Pemkab untuk memastikan para camat yang baru segera beradaptasi, responsif terhadap persoalan masyarakat, serta mampu menggerakkan program pembangunan secara konkret di wilayah masing-masing.
“Pelayanan publik harus cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan riil warga. Ini yang harus dijaga. Jika tidak, kepercayaan publik bisa tergerus,” tutup Junaidi.[Mul]











