Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

redaksi by redaksi
30/04/2026
in Dayah
0
Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Jika kemaren sempat gagal, hari ini kita harus kembali mencoba. Adagium itu menggambarkan potret perjalanan kegiatan literasi di Al Zahrah, sebuah pesantren modern yang berdiri kokoh di desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Harapan itu baru saja diwujudkan untuk mengabari ke dunia, bahwa prestasi tidak sepatutnya dilupakan dan potensi yang ada tidak untuk dikuburkan. Jika prestasi lalu layak dijadikan sebagai pengingat, maka potensi seharusnya dikembangkan untuk berhasil lagi.

Fadhil Rahmi dan Ikhwan Ramadhana beserta kawan-kawan pegiat literasi di Al Zahrah bergandengan tangan memperjuangkan misi agar prestasi dan potensi pesantren itu disampaikan ke dunia. Setelah duduk bermusyawarah beberapa kali, sebuah keputusan ditetapkan.

Tepat pada hari Selasa, tanggal 28 April 2026, Pesantren Modern Al Zahrah resmi dikukuhkan oleh Kakanwil Kemenag Aceh, sebagai pesantren literasi. Prosesi itu bukanlah tanpa sejarah.

Agenda hebat itu pernah dipersiapkan tahun-tahun sebelumnya, namun tertunda karena kakanwil kemenag Aceh yang direncanakan meresmikan waktu itu berhalangan untuk hadir.

Ketika itu acara memang belum benar-benar dilaksanakan, hari eksekusi lain pun tak kunjung dimusyawarahkan, ditambah sempat terjadinya pergantian nahkoda pesantren yang menitikberatkan fokus dan prioritas lain yang tidak bisa diabaikan juga.

Ikhwan berkisah awal mula gerakan literasi merangkak di Al Zahrah. Enam tahun silam nahkoda madrasah bersama dirinya mengajak santri untuk menghidupkan budaya menulis.

Ajakan itu tak mudah membuat para santri mengiyakan, pasalnya kebanyakan mereka sibuk menghafal Al-Qur’an, harus mengerjakan tugas harian, aktif mengikuti ekstrakurikuler.

Bagi Ikhwan aktivitas santri itu bukan hambatan untuk memulai gerakan literasi, ia bersama tim menggali ide untuk menembus aral.

Muara ke sana pun ditemukan. Mereka menggelar lomba penulisan puisi, karya puisi santri yang terbaik akan diberikan hadiah. Perlombaan perdana tak banyak yang ikut, tapi itu memancing santri lain pada perlombaan yang digelar selanjutnya.

Wadah lomba itulah yang dijadikan motivasi santri membuat puisi. Tak ayal, puisi-puisi itu dikumpulkan menjadi karya nyata. Pada tahun 2020, lahir karya perdana berjudul Suratan Imajinasi Awak Nahkoda. Disusul karya kedua pada tahun yang sama berjudul Spectrum Goresan Santri Serambi.

Dua karya itu memancing kecemburuan para pujangga Al Zahrah yang lain. Api semangat mereka melahirkan belasan karya antologi di tahun 2021.

Di tahun itu delegasi Al Zahrah mengutus Nanda Rezeki, mengikuti lomba menulis puisi. Usaha keras membuahi hasil. Puncaknya ia terpilih sebagai duta literasi di tahun itu.

Ikhwan menghela nafas sejenak. Ia menyebutkan, lebih dari 45 judul buku yang telah ditulis oleh santri Al Zahrah.

“Ada beberapa karya santri lain yang belum dibukukan,” terangnya yang dipercaya sebagai koordinator literasi di Al Zahrah.

Ikhwan mengutip inspirasi Najwa Shihab, ungkapnya, literasi bukan sekadar kemampuan mengeja, membaca, atau menulis, melainkan kemampuan memahami, mengolah informasi, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan secara kreatif.

Semangat itulah yang dijadikannya amunisi untuk menembus ketakutan santri yang enggan mengayunkan pena.

Perjuangan Ikhwan bersama tim literasi kian menyala saat memasuki tahun 2026. Kehadiran Fadhil Rahmi sebagai nahkoda baru Al Zahrah pada penghujung Februari menguatkan pijakan mereka meletupkan kegiatan literasi semakin menggaung luas.

Fadhil tidak menyia-nyiakan harapan baru bagi Al Zahrah. Sebagai nahkoda ia hendak melayarkan kapal Al Zahrah ke samudera prestasi yang akan diarungi oleh para santri.

Langkah demi langkah ia lakukan, demi memberi pelayanan terbaik bagi para santri. Atmosfir pun berubah, para santri mulai menaruh peduli ke majalah dinding, mengunjungi ruang membaca untuk mengais kata, merakit kalimat untuk diramu menjadi karya.

Saban hari Fadhil menyaksikan itu, wajahnya sumringah. Secercah asa masih bergelayut di langit-langit hatinya.

“Biarkan dunia juga mengetahui prestasi anak-anak kami,” tuturnya sederhana.

Previous Post

Mualem Tekankan Sinergi untuk Kemandirian Sektor Pertanian

Next Post

KAMMI Desak Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA

Next Post
KAMMI Desak Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA

KAMMI Desak Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anggota Polda Aceh Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Narkoba Dinilai Pengaruhi Rumah Tangga dan Kriminalitas di Banda Aceh

29/07/2026
Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Azhari Cage Gunakan Dana Pribadi Rp10 Juta, Bantu Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dari Bekasi ke Aceh

29/07/2026
Kejari Didesak Bongkar Dugaan Permainan Mafia Proyek Mesjid di Aceh Singkil

Kejari Didesak Bongkar Dugaan Permainan Mafia Proyek Mesjid di Aceh Singkil

29/07/2026
1 Agustus di Monas Ada Zikir dan Doa Kebangsaan, Terbuka untuk Umum

1 Agustus di Monas Ada Zikir dan Doa Kebangsaan, Terbuka untuk Umum

29/07/2026
Lembaga Wali Nanggroe Gandeng Akademisi UTU Perkuat Implementasi MoU Helsinki

Lembaga Wali Nanggroe Gandeng Akademisi UTU Perkuat Implementasi MoU Helsinki

29/07/2026

Terpopuler

Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

30/04/2026

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com