BLANGPIDIE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat Daya menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten untuk jenjang SD dan SMP.
Kegiatan ini berlangsung sebagai ajang seleksi guna menjaring perwakilan Abdya ke tingkat Provinsi.
Panitia Pelaksana, Bob Fakrul Razi, S.Pd.I M.Pd yang merupakan Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdik menyampaikan, FLS2N menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat di bidang seni sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal.
“Melalui FLS2N kita ingin memastikan anak-anak Abdya punya ruang berekspresi, berkompetisi secara sehat, dan membawa nama daerah di tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya.
Cabang yang dilombakan meliputi Menyanyi Solo, Tari Kreasi, Musik Kreativitas, Ansambel Campuran, Mendongeng, Pantomim, Ilustrasi dan Menulis Cerita.
Kegiatan di laksanakan di Komplek Cabang Dinas Abdya 20 Mei 2026. Diikuti 250 orang dari 31 sekolah SMP Kabupaten Abdya yang telah lolos seleksi tingkat Kecamatan.
“Pemenang tingkat kabupaten nantinya akan dibina lebih lanjut oleh Disdikbud sebelum mewakili Abdya di ajang FLS2N Provinsi Aceh,” ungkap Bob Fakrul Razi.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya, Gusvizarni, S.Pd MM menyampaikan, kgiatan ini merupakan ajang melatih dan menampilkan minat dan bakat siswa.
“Jadi perlu di optimalkan pembiayaannya di sekolah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa ini. Juga sebagai lomba berjenjang hingga ke Provinsi dan Nasional,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gusvizarni juga berharap, FLS2N tingkat Kabupaten jadi lebih dari sekadar kompetisi, namun dapat menjadi ruang ekspresi siswa.
“Saya harap anak-anak kita berani tampil, percaya diri, dan merasa bangga dengan bakat yang mereka miliki. Jangan takut salah, yang penting mau mencoba.” ungkapnya.
Disisi lain, lanjut Gusvizarni, FLS2N harus jadi ajang untuk melestarikan seni budaya Aceh. “Saya minta peserta dan pembina memasukkan unsur lokal dalam karya yang ditampilkan.” pintanya.
Kepada panitia ia juga mengingatkan untuk prosesnya harus jujur, penilaian transparan, hingga semua pihak menerima hasil dengan lapang dada. Targetnya jelas untuk mewakili Abdya harus siap bersaing di FLS2N Provinsi. Karena itu pembinaan pasca-lomba ini harus jalan terus.
“Kami berharap kepala sekolah, guru dan orang tua terus mendukung. Prestasi seni itu sama pentingnya dengan akademik dan olahraga.” ungkap Gusvizarni mengakhiri.










