Banda Aceh – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh mencatat sebanyak lima jemaah haji asal Aceh sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi selama pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026. Dari jumlah tersebut, dua jemaah hingga kini masih dalam penanganan medis.
Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan dua jemaah yang masih dirawat tersebut yakni Safiruddin Bin Ismail dan Zainab Ibrahim Amin, keduanya berasal dari Aceh Besar dan tergabung dalam Kloter 2.
“Safiruddin dirawat di Rumah Sakit King Abdul Azis karena abses pada jari kaki disertai diabetes melitus tipe 2 insulin. Sedangkan Zainab dirawat akibat fraktur pada tulang belakang dan panggul,” kata Arijal, Senin (18/5/2026).
Sementara itu, tiga jemaah lainnya yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan medis kini telah kembali ke pemondokan.
Mereka yakni Abdullah Ahmad asal Aceh Utara dari Kloter 6 yang dirawat di Rumah Sakit King Abdul Azis akibat stroke, serta Tihasanah Ubit Ibrahim asal Pidie dan Zulkarnaini Ab asal Aceh Timur dari Kloter 7 yang sebelumnya menjalani perawatan di RS Jiwar Medical karena kelelahan.
Arijal mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan jemaah bersama tim kesehatan haji di Arab Saudi agar seluruh jemaah memperoleh layanan medis yang diperlukan.
Selain itu, terdapat pula tiga jemaah yang sempat dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh setelah masuk Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh. “Untuk sementara, sampai saat ini sudah tiga jemaah yang dirujuk ke RSUDZA setelah masuk asrama haji,” ujarnya.
Ketiga jemaah tersebut yakni Muhammad Waita asal Aceh Selatan, Sakum Muhamadin Abdullah asal Aceh Tenggara, dan Ilyas Nanyek Muhammad asal Aceh Selatan.
Muhammad Waita telah pulang dari RSUDZA dan diberangkatkan bersama Kloter 10. Sementara Sakum Muhamadin Abdullah dinyatakan tidak laik terbang karena mengalami syok kardiogenik disertai komplikasi penyakit lainnya.
Adapun Ilyas Nanyek Muhammad hingga kini masih menjalani perawatan karena pneumonia berat disertai dugaan tumor paru kanan.
Arijal menambahkan, sebanyak lima jemaah juga mengalami tunda atau batal berangkat sebelum masuk asrama haji, baik karena meninggal dunia maupun sakit. Hingga keberangkatan Kloter 12, jumlah jemaah haji Aceh yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 4.703 orang, terdiri atas 1.863 laki-laki dan 2.840 perempuan.











