BIREUEN – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bireuen yang diwakili oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), Drs. Ridwan, M.Pd resmi menutup serangkaian kegiatan Al Zahrah Sports and Arts Competition 2026 se-Aceh pada Selasa pagi (19/5/2026) di aula utama Pesantren Modern Al Zahrah, Beunyot.
Acara dipandu oleh Himayatunnisa dan Naya Aliya Fitri dimulai pukul 08.30 diawali persembahan Galaxi Soundwave Marching Band dari tuan rumah.
Dalam sambutannya, Ridwan memberikan apresiasi kepada pesantren modern Al Zahrah yang telah menyelenggarakan kompetisi antar siswa se-Aceh.
Ridwan menilai, melalui kegiatan ASAC para peserta tidak hanya berkesempatan menjaring prestasi, jauh dari itu program tersebut itu juga menjadi inspirasi bagi siswa atau santri untuk membangun semangat berkompetisi dalam menjalani rutinitas kehidupan sehari-hari.
Selain membangun karakter yang baik, Ridwan menegaskan kompetisi yang baik ditinjau dari dua hal, yaitu niat dan nilai juang. Termasuk upaya dari kebiasaan bangun pagi.
“Kalau kita bisa bangun untuk salat Subuh maka kita akan menang, begitu pula sebaliknya,” sebut Ridwan di hadapan ratusan yang berhadir.
Sementara itu pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk.H.M Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag. memberikan hadiah berupa pendidikan gratis bagi peserta ASAC yang ingin melanjutkan sekolah di MAS Al Zahrah.
Ia merincikan, khusus seluruh peserta yang meraih juara 1,2 dan 3 dibebaskan dari seluruh biaya, kecuali iuran bulanan. Adapun bagi peserta ASAC yang tidak memperoleh juara, hanya dibebaskan uang pembangunan.
“Jika ada yang berminat dengan kesempatan ini silakan hubungi panitia penerimaan santri baru di sekretariat,” ungkap Fadhil.
ASAC ditutup dengan pelepasan badge dari tiga perwakilan peserta ASAC, dilanjutkan dengan pengumuman juara seluruh cabang lomba dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh ustaz Hibbul Tajriyan, S.Sos.I.











