Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Satgas PRR Aceh Percepat Pembangunan 500 Huntap untuk Korban Banjir Tamiang

redaksi by redaksi
03/06/2026
in Lintas Timur
0
Satgas PRR Aceh Percepat Pembangunan 500 Huntap untuk Korban Banjir Tamiang

Kuala Simpang – Satuan Tugas Penanganan dan Rehabilitasi Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh terus mempercepat pembangunan 500 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Memasuki tahap penting pembangunan, proses verifikasi dan pengundian tahap pertama untuk 200 unit huntap berlangsung lancar di Kampung Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bukti sinergi yang dibangun Satgas PRR bersama pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan berbagai pihak terkait dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Keberadaan Satgas PRR dinilai berhasil memperkuat koordinasi lintas sektor yang selama ini menjadi tantangan dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Melalui pendekatan kolaboratif, berbagai hambatan administratif maupun teknis dapat diatasi sehingga pembangunan hunian permanen bagi warga terdampak dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Kepala Pos Komando Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal, mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat percepatan yang dipimpinnya bersama Koordinator Galapana DPR RI, sebanyak 37 dari 40 lokasi huntap komunal di Aceh Tamiang telah dinyatakan siap untuk dibangun.

“Sebanyak 37 lokasi sudah siap dibangun, sementara tiga lokasi lainnya masih dalam proses pelepasan lahan HGU. Kami terus mendorong solusi administratif agar pembangunan tetap berjalan dan tidak tertunda sambil menunggu proses legalisasi lahan selesai,” ujarnya.

Safrizal menegaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan huntap dilakukan melalui berbagai kajian yang komprehensif. Pemerintah telah mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, budaya, hingga risiko kebencanaan guna memastikan lokasi yang dipilih aman dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Menurutnya, pembangunan huntap tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memastikan keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setelah bencana.

Di Kampung Kebun Tanjung Seumantoh, pembangunan 500 unit huntap hasil kolaborasi antara Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus berjalan sesuai rencana. Program tersebut menjadi salah satu proyek strategis pemulihan pascabencana yang mendapat dukungan penuh dari Satgas PRR Aceh.

Pemerintah berharap percepatan pembangunan huntap dapat segera memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga terdampak banjir sekaligus mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang.

Previous Post

Mahasiswa Aceh Besar UIN Ar-Raniry Gelar Saweu Sikula di SMA Negeri 1 Masjid Raya

Next Post

Hilangnya Jejak Kedua Sang Legenda Tuan Tapa

Next Post
Hilangnya Jejak Kedua Sang Legenda Tuan Tapa

Hilangnya Jejak Kedua Sang Legenda Tuan Tapa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

08/06/2026
Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

08/06/2026
Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

08/06/2026
IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

08/06/2026
Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com