BLANGPIDIE — Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, S. Sos MSP membuka kegiatan Tanam Perdana Musim Tanam Gadu (TP-MTG) tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di sawah Lhung Naga Ilee atau Lhung Padee Dara Gampong Suak Nibong Kecamatan Tangan-tangan Kabupaten Aceh Barat Daya, Senin (08/06/2026).
Kegiatan itu juga dihadiri oleh Pj. Suasembada Pangan Syawal Hasibuan, Ketua BB-TRMP Aceh Firdaus, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, S.Pi dan sejumlah unsur Forkopimkab Abdya, Sekda, para Camat dan unsur SKP serta tamu undangan lainnya.
Kadis Pertanian, Hendriyadi Saputra didepan Bupati dan unsur lainnya menyampaikan apresiasi kepada para petani yang ada di Abdya, meski dengan keadaan irigasi yang tersendat namun perjuangan petani Aceh Barat Daya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional mewujudkan Aceh Barat Daya tetap menjadi lumbung pangan Provinsi Aceh sekaligus menjadi swasembada atau penyangga pangan Pantai Barat Selatan.
“Maka untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada petani Aceh Barat Daya, mari kita apresiasi kepada para petani. Kemudian yang kedua laporan kami pak Bupati, mungkin masih terngiang di telinga kita atau masih teringat dalam pandangan kita pada saat kita menanam padi di MT rendeng di posisi bulan Oktober tahun 2025 di Keude Siblah Bangpidie waktu itu. Kita diberikan bantuan pemerintah pusat yaitu traktor 4WD 7 Juni pemain 3 unit hand traktor, 25 unit pompa 100 unit. Alhamdulillah pada tahun 2026 hari ini di depan mata kita telah sampai alat yang dibantu juga dari APBN ada 10 unit yang traktor ada krower dan troubah yang siap untuk mengolah lahan pertanian di Aceh Barat Daya,” kata Hendri.
Kemudian, lanjutnya. Kedepan akan ada lagi bantuan ke Abdya sesuai permohonan ataupun harapan bersama. Kepada semua pihak, harapannya teruslah berjuang untuk petani Aceh Barat Daya supaya seluruh persoalan yang ada di Abdya terutama bidang pertanian.
“Semoga kedepan di masa periode bapak Bupati Safaruddin dan pak Zaman Akli persoalan baik alsintan maupun irigasi dapat dituntaskan dengan harapan petani Abdya sejahtera. Semoga petani Aceh Barat Daya ini siap dan selalu berpacu Dalam meningkatkan produksi dan ketahanan pangan. Maka kami pada saat ini mengharap kepada Bapak Bupati mohon arahan supaya Abdya ke depan semakin maju di bidang pertanian,” pungkas Hendri Yadi.
Bupati Abdya, Dr. Safaruddin dalam pidato pembukaannya mengatakan, Aceh Barat Daya berdasarkan data, dari 6800 hektar kurang lebih lahan produktif yang kita miliki hampir 80% produktivitas itu semakin hari semakin jauh lebih baik.
“Tentunya tu ada peran Pemerintah Pusat 8lmelalui Kementerian di Provinsi yang ditugaskan untuk melakukan pengawasan dan juga pendampingan terhadap Dinas Pertanian yang ada di kabupaten Aceh Barat Daya saya ucapkan terima kasih, terutama sekali dengan bantuan yang sudah 2 tahun kita mendapatkan bantuan alat mesin pertanian dan prestasi yang mungkin boleh tidak perlu dicatat di media,” ungkap Dr. Safaruddin.
Menurut data, kata Dr. Safaruddin, Abdya paling banyak mendapatkan bantuan alsintan, malah seluruh aset kita mungkin paling terbanyak mendapatkan bantuan selama 2 tahun. Alsintan sebelumnya yang sudah rusak atau tidak bisa dipakai sehingga sudah kita lelang, nanti uang lelangnya itu kita peruntukan juga untuk beli combine.
“Tahun pertama kemarin sudah kita pamerkan alsintan bantuan kementerian. Tahun ini sudah kita pamerkan juga bantuan dari kementerian, jadi ini bagian kecil lobi kita dengan pak menteri, dan Insyaallah saya tidak janjikan tapi setidaknya saya sudah usahakan agar tahun ini berdasarkan informasi sudah ada dalam perjalanan juga bantuan yang lainnya,” urai Dr. Safaruddin.
“Pokoknya target kita 30 combed 30 traktor 4WD, selama saya Bupati mampu saya wujudkan. Alhamdulillah semuanya enggak pakai APBK tapi dari Pemerintah Pusat,” pungkas Bupati Abdya, Dr. Safaruddin.










