Banda Aceh – Proses pemulangan jemaah haji Aceh terus berlangsung. Hingga kepulangan Kelompok Terbang (Kloter) 11 Debarkasi Aceh, sebanyak 4.297 jemaah dan petugas haji telah kembali ke Aceh, sementara 1.167 jemaah lainnya masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan pada kloter berikutnya.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Khalid, mengatakan Kloter 11 yang tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Jumat (26/6/2026), membawa 391 orang yang terdiri atas 372 jemaah dan 19 petugas haji.
“Alhamdulillah, hingga saat ini sudah ada 11 kloter atau sebanyak 4.297 jemaah yang telah tiba kembali di Aceh,” kata Khalid, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, jemaah yang tiba pada Kloter 11 berasal dari Kota Lhokseumawe sebanyak 247 orang, Kabupaten Aceh Utara 139 orang, Kota Banda Aceh dua orang, serta masing-masing satu orang dari Aceh Tamiang, Aceh Besar, dan Pidie. Dalam kloter tersebut juga terdapat seorang jemaah yang meninggal dunia serta seorang jemaah lainnya dimutasi ke Kloter 12.
Menurut Khalid, kondisi kesehatan jemaah yang tiba secara umum dalam keadaan baik. Berbeda dengan beberapa kloter sebelumnya, tidak ada jemaah yang memerlukan penanganan medis intensif setelah mendarat di Bandara SIM.
Meski proses pemulangan berjalan lancar, PPIH Debarkasi Aceh melaporkan hingga saat ini sebanyak 18 jemaah haji asal Aceh wafat selama musim haji 2026. Para jemaah tersebut meninggal dunia di Makkah, Madinah, maupun dalam perjalanan pulang menuju Tanah Air.
“Selain itu juga, masih terdapat lima jemaah asal Aceh yang menjalani perawatan di Arab Saudi, terdiri atas dua orang dirawat di Makkah dan tiga orang di Madinah,” katanya.









