Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kakanwil Kemenag Aceh Minta Masa Taaruf Siswa Jadi Titik Awal Membangun Generasi Unggul

redaksi by redaksi
06/07/2026
in Nanggroe
0
Kakanwil Kemenag Aceh Minta Masa Taaruf Siswa Jadi Titik Awal Membangun Generasi Unggul

BANDA ACEH – Senin, 13 Juli 2026 adalah hari pertama masuk madrasah. Bagi Kementerian Agama (Kemenag), hari itu bukan sekadar awal tahun pelajaran. Inilah hari ketika setiap potensi mulai dikenali, setiap karakter mulai dipahami, dan setiap mimpi anak mulai diarahkan.

Melalui Matamuda (Masa Taaruf Murid Madrasah) Tahun Pelajaran 2026/2027, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Aceh mendorong seluruh madrasah menjadikan masa taaruf sebagai titik awal membangun generasi unggul yang tumbuh sesuai bakat dan karakternya.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari mengatakan, Matamuda bukan hanya sekadar kegiatan penyambutan murid baru. Tahun ini, madrasah didorong menjadikan masa taaruf sebagai langkah awal mengenali karakter, minat, dan potensi setiap peserta didik.

“Dengan mengenali kekuatan mereka sejak awal, proses pembinaan karakter, akademik, maupun prestasi dapat dilakukan secara lebih tepat dan berkelanjutan,” kata Azhari, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menegaskan bahwa seluruh madrasah di Aceh harus memastikan pelaksanaan Matamuda berlangsung secara edukatif, ramah anak, serta bebas dari praktik perpeloncoan, perundungan, dan segala bentuk kekerasan.

“Kita ingin setiap anak merasa aman, nyaman, dan bahagia ketika pertama kali memasuki madrasah. Pengalaman pertama yang positif akan menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya semangat belajar dan rasa memiliki terhadap madrasah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, Khairul Azhar, mengatakan salah satu pembaruan penting dalam Matamuda tahun ini adalah adanya mekanisme pemetaan talenta murid secara sistematis.

Menurut panduan yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kemenag RI, guru dan wali kelompok didorong melakukan pengamatan terhadap berbagai potensi murid selama pelaksanaan Matamuda. Pengamatan dilakukan secara alami melalui berbagai aktivitas edukatif, mulai dari diskusi kelompok, permainan, presentasi, unjuk bakat hingga kegiatan sosial dan keagamaan.

“Guru tidak hanya mengenalkan lingkungan madrasah, tetapi juga melakukan observasi terhadap potensi peserta didik melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.” ujar Khairul Azhar.

Aspek yang dipetakan tidak hanya kemampuan akademik, tetapi juga mencakup literasi, numerasi, tahfiz Al-Qur’an, seni, kepemimpinan, kemampuan berbicara di depan umum, olahraga, teknologi, kepedulian sosial, hingga karakter dan kecerdasan sosial-emosional peserta didik.

Menurutnya, hasil pemetaan tersebut akan menjadi bahan bagi madrasah dalam menentukan pembinaan ekstrakurikuler, pengembangan prestasi, hingga pendampingan peserta didik selama proses pembelajaran.

“Harapan kita, tidak ada lagi potensi anak yang terlewat. Setiap murid memiliki keunggulan masing-masing dan tugas madrasah adalah menemukan, mengembangkan, serta mengantarkan mereka meraih prestasi sesuai bakat yang dimiliki.” kata Khairul.

Selain pengembangan potensi, Matamuda tetap mengedepankan pembentukan karakter sebagai fondasi utama pendidikan madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang berlangsung secara edukatif, inklusif, ramah anak, bebas dari praktik perpeloncoan, kekerasan, perundungan maupun diskriminasi, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman pertama yang aman, nyaman, dan menyenangkan di lingkungan madrasah.

Materi Matamuda juga memuat penguatan nilai-nilai kemadrasahan, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, moderasi beragama, wawasan kebangsaan, literasi digital, pencegahan perundungan, bahaya narkoba, penguatan budaya hidup sehat, hingga kepedulian terhadap lingkungan melalui program ekoteologi.

Melalui pelaksanaan Matamuda 2026, Kementerian Agama berharap madrasah tidak hanya menjadi tempat peserta didik mengenal lingkungan belajar yang baru, tetapi juga menjadi ruang pertama untuk menemukan, menghargai, dan mengembangkan setiap potensi yang dimiliki murid.[]

Previous Post

Pemkab Aceh Timur Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Lokasi Sumur Minyak Tradisional Darul Ihsan

Next Post

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

Next Post
Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Kakanwil Kemenag Aceh Minta Masa Taaruf Siswa Jadi Titik Awal Membangun Generasi Unggul

Kakanwil Kemenag Aceh Minta Masa Taaruf Siswa Jadi Titik Awal Membangun Generasi Unggul

06/07/2026

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com