BANDA ACEH – Enver Maula Aufasyah Putra, siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh berhasil meraih beasiswa dari Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Ptovinsi.
Ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Sichuan Vocational College of Chemical Technology, Provinsi Sichuan, China.
Keberangkatan Maula dilepas secara langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Aceh, Marthunis ST DEA di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Minggu (19/7/2026).
Keluarga siswa itu turut mengantar dan mendo’akannya serta memberikan dukungan dalam perjalanan keberangkatan ke luar negeri.
Kepala BPSDM Provinsi Aceh, Marthunis saat melakukan pelepasan menyampaikan, apresiasi atas prestasi yang diraih siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh tersebut.
Menurutnya, keberhasilan memperoleh beasiswa ke luar negeri merupakan kebanggaan bagi Aceh sekaligus menjadi bukti bahwa putra-putri daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional.
Marthunis berharap, Maula salah seorang penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik Aceh dan Indonesia selama berada di luar negeri, serta menimba ilmu dan pengalaman yang nantinya dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kesempatan belajar di luar negeri merupakan peluang yang sangat berharga. Gunakan waktu ini untuk meningkatkan kompetensi, membangun karakter, dan memperluas wawasan,” ujar Marthunis.
Dijelaskannya, program beasiswa ini menjadi motivasi bagi para siswa Aceh lainnya untuk terus meningkatkan prestasi akademik, kemampuan bahasa asing, dan keterampilan yang dibutuhkan di era global.
“Dengan semakin banyak generasi muda yang berhasil menembus perguruan tinggi internasional, Aceh diyakini akan memiliki sumber daya manusia yang semakin kompetitif di masa depan,” tandas Marthunis.
Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri MPd kepada media ini, Senin (20/7) mengatakan, kesempatan ini menjadi langkah awal dalam menggapai cita-cita melalui pendidikan internasional.
Katanya, setelah menyelesaikan pelatihan bahasa di Morowali, September 2026 mendatang Maula akan melanjutkan perjalanan ke Provinsi Sichuan untuk memulai pendidikan di Sichuan Vocational College of Chemical Technology.
Kepala sekolah menuturkan, keberangkatan siswa SMK Negeri 3 Banda Aceh menjadi salah satu kabar membanggakan bagi dunia pendidikan Aceh.
Diharapkannya, pengalaman yang ia peroleh selama menempuh pendidikan di Tiongkok nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah ketika kembali ke tanah air.
Ia menambahkan, sebelum memulai perkuliahan di Sichuan Vocational College of Chemical Technology, dua siswa ini yang kesemuanya ada empat orang akan mengikuti program pelatihan intensif Bahasa Mandarin selama tiga bulan di Site Morowali, Sulawesi Tengah.
“Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan akademik agar para mahasiswa lebih siap mengikuti proses pembelajaran ketika tiba di Tiongkok, dan keberhasilan ini telah membuktikan SMa Negeri 3 Banda Aceh mampu bersaing di tingkat global,” pungkas Muhibbul.










