BIREUEN – Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah dan Dayah TP-UKS/M/D Kabupaten Bireuen melakukan pembinaan ke Pesantren Modern Al Zahrah, Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kamis (23/7/2026).
Kunjungan pukul 14.30-16.00 WIB itu disambut langsung Pimpinan Pesantren Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag, didampingi Kepala MAS Al Zahrah Munawar, S.Pd, dan Penanggungjawab UKS Al Zahrah Ayu Agus Melani, A.Md.Kep di ruang UKS pesantren.
Tim pembina terdiri dari Kabag Kesra Setdakab Bireuen Azmi S.Ag, Sekdis Pendidikan Dayah Bireuen Abu Bakar, S.Sos., M.M, Kabid Advokasi Kemenag Bireuen Johallim Solin, S.Ag., MA, Analis Disdikbud Bireuen Anita Fonna, S.S., M.M, Penelaah Teknis Kesra Herlina, S.E, dan Tenaga Promosi Kesehatan Dinkes Bireuen Fadli Syahputra, SKM., MKM.
Kunjungan tersebut bagian dari program pembinaan TP-UKS/M/D 2026 ke jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan Dayah se-Kabupaten Bireuen.
Dalam arahannya, Johallim Solin menyampaikan tiga program pokok UKS/M/D yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.
“Pendidikan kesehatan berupa bimbingan aspek fisik, mental dan sosial. Pelayanan kesehatan meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Sementara lingkungan sehat ada tiga aspek: fisik, spiritual, dan sosial,” jelas Johallim.
Ia mencontohkan aspek fisik seperti ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah. Aspek spiritual berupa salat dan salawat. Aspek sosial seperti bersedekah, menjenguk orang sakit, dan saling peduli.
Tenaga Promosi Kesehatan Dinkes Bireuen Fadli Syahputra menekankan pentingnya skrining kesehatan di pesantren.
“Cek kesehatan gratis, pemeriksaan skrining bagi remaja atau santri putra dan putri secara rutin dilakukan dan didokumentasikan,” katanya.
Kabag Kesra Azmi S.Ag menambahkan kesehatan mental santri juga harus jadi perhatian, terutama soal perundungan.
“Perbuatan bullying tidak diperkenankan. Pencegahannya bisa lewat sosialisasi gerakan anti bullying hingga langkah penanganan efektif,” sebutnya.
Dalam pertemuan juga dibahas aktivitas pelayanan kesehatan yang selama ini berjalan di Al Zahrah. Pimpinan pesantren dan pengurus UKS mengucapkan terima kasih atas pembinaan yang diberikan tim.
Turut hadir petugas Puskesmas Meutiawati, S.Kep, Nelly Zahara, S.MK, dan Kepala PKPR Puskesmas Juli Masdiana, A.Md.Kes.










