Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

redaksi by redaksi
28/07/2026
in Kampus
0
Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

Banda Aceh – Di saat sebagian besar mahasiswa memanfaatkan masa libur semester untuk beristirahat, tiga mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh justru memilih jalan berbeda. Selama 45 hari ke depan, mereka akan ditempa melalui Praktikum Micro (magang) di Forum Bangun Aceh (FBA), sebuah lembaga non-pemerintah (NGO) yang selama ini aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Aceh.

Praktikum ini bukanlah magang biasa. Mahasiswa tidak hanya menjalankan pekerjaan administratif di kantor, melainkan akan terjun langsung ke tengah masyarakat untuk memahami sekaligus mempraktikkan proses pemberdayaan secara nyata.

Forum Bangun Aceh dipilih sebagai lokasi praktikum karena dinilai memiliki pengalaman panjang dalam mendampingi masyarakat di berbagai sektor pembangunan. Lembaga ini menjadi ruang belajar yang relevan bagi mahasiswa PMI untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan dinamika sosial yang mereka temui langsung di lapangan.

Selama menjalani praktikum, mahasiswa akan mempelajari sekaligus mengimplementasikan berbagai pendekatan pemberdayaan masyarakat, seperti Asset-Based Community Development (ABCD), Participatory Action Research (PAR), Community Education, Case Work, hingga berbagai metode pendampingan komunitas yang menjadi kompetensi utama lulusan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam.

Dosen tetap Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Ar-Raniry, Dhian Ismi, menegaskan, “manfaatkanlah waktu praktikum micro di Forum Bangun Aceh ini dengan sebaik-baiknya. Di sinilah kalian akan ditempa dan digembleng agar mampu menerapkan teori yang selama ini dipelajari di ruang kuliah ke dalam praktik pemberdayaan masyarakat yang sesungguhnya.”

Perwakilan FBA, Syura, menyampaikan, “selamat datang di Forum Bangun Aceh. Di sini kalian tidak hanya belajar, tetapi akan ikut berproses bersama masyarakat. Kalian akan melihat bagaimana sebuah program dirancang, didiskusikan, dijalankan, hingga dievaluasi bersama warga.”

Selain mendampingi berbagai kegiatan pemberdayaan yang sedang berlangsung, mahasiswa juga akan dilibatkan dalam implementasi Program BERSAMA periode 2025–2028 yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan kelembagaan lokal, serta peningkatan kemandirian komunitas melalui pendekatan partisipatif.

Kolaborasi antara UIN Ar-Raniry dan Forum Bangun Aceh diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai konsep akademik, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan, kepekaan sosial, kemampuan memfasilitasi masyarakat, serta kesiapan menjadi agen perubahan bagi pembangunan Aceh.

Previous Post

Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

Next Post

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

Next Post
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

11/09/2026
Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026
Yayasan Geureudong Masa Depan Minta Wacana Peralihan SPPG ke Kantin MBG Dikaji Menyeluruh

Yayasan Geureudong Masa Depan Minta Wacana Peralihan SPPG ke Kantin MBG Dikaji Menyeluruh

11/09/2026
Wali Kota Banda Aceh Usulkan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Wali Kota Banda Aceh Usulkan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

11/09/2026
IKM Kanwil Kemenag Aceh Triwulan II 2026 Naik, Capai 92,96

IKM Kanwil Kemenag Aceh Triwulan II 2026 Naik, Capai 92,96

11/09/2026

Terpopuler

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

10/09/2026

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

HIPMI Sembangi Dandim Abdya, Perkuat Semangat Usaha untuk Kemajuan Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com