Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Polemik Perusahaan Tambang di Samadua Memanas, Ketua DPRK Aceh Selatan Dinilai Tak Konsisten

redaksi by redaksi
25/08/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Polemik Perusahaan Tambang di Samadua Memanas, Ketua DPRK Aceh Selatan Dinilai Tak Konsisten

TAPAKTUAN – Polemik Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi di Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, kembali bergulir. Kali ini, sorotan datang dari mahasiswa yang mempertanyakan konsistensi sikap DPRK Aceh Selatan setelah lembaga legislatif tersebut menerbitkan rekomendasi terkait legalitas dan proses IUP.

Ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda Selatan (IMPS), Zikra Al-Farisy, mengapresiasi langkah DPRK yang meminta pemerintah membuka informasi terkait IUP Eksplorasi. Namun, ia menilai muncul pertanyaan publik karena sebelumnya Ketua DPRK Aceh Selatan disebut ikut menandatangani petisi penolakan tambang bersama masyarakat.

Di satu sisi, DPRK kini meminta pemerintah memastikan legalitas dan kepatuhan pemegang IUP. Di sisi lain, menurut Zikra, terdapat sikap sebelumnya yang menunjukkan dukungan terhadap penolakan aktivitas pertambangan.

“Kami menghargai rekomendasi DPRK, tetapi masyarakat berhak mempertanyakan konsistensinya. Jika sebelumnya mendukung petisi penolakan tambang, maka dukungan tersebut harus terlihat dalam langkah nyata, bukan berhenti pada rekomendasi administratif,” kata Zikra.

DPRK Diminta Tak Berhenti pada Surat Rekomendasi

Dalam rekomendasinya, DPRK Aceh Selatan meminta pemerintah daerah dan instansi berwenang di bidang Minerba memberikan data mengenai legalitas IUP, kesesuaian wilayah, pemenuhan persyaratan, serta kepatuhan pemegang izin terhadap peraturan perundang-undangan.

DPRK juga meminta pemerintah memfasilitasi sosialisasi kepada masyarakat mengenai IUP Eksplorasi di Samadua. Informasi yang diminta mencakup pemegang IUP, lokasi dan luas wilayah, jangka waktu izin, tahapan kegiatan eksplorasi, hingga hak dan kewajiban para pihak.

Pemerintah juga diminta menyampaikan hasil tindak lanjut secara tertulis kepada DPRK sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat.

Bagi IMPS, persoalannya kini bukan semata-mata mengenai ada atau tidaknya rekomendasi. Mahasiswa meminta DPRK memastikan rekomendasi tersebut benar-benar menghasilkan keterbukaan informasi dan kejelasan sikap pemerintah terhadap persoalan tambang di Samadua.

“*Masyarakat tidak hanya membutuhkan surat, tetapi kejelasan sikap dan langkah nyata. Kami akan terus mengawal persoalan ini secara kritis dan konstitusional,*” tegas Zikra.

Sorotan tersebut membuat tindak lanjut rekomendasi DPRK menjadi perhatian publik. Apalagi, isu pertambangan di Samadua tidak hanya menyangkut aspek administrasi perizinan, tetapi juga menyentuh aspirasi masyarakat yang sejak awal mempertanyakan keberadaan aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Publik kini menunggu apakah rekomendasi DPRK akan berujung pada keterbukaan data dan langkah konkret pemerintah atau justru berhenti sebagai dokumen administratif.

Bagi mahasiswa dan masyarakat yang mengawal persoalan ini, konsistensi menjadi titik penting. Sikap politik dan fungsi pengawasan DPRK dinilai akan diuji melalui langkah berikutnya, bukan sekadar melalui surat rekomendasi.

Previous Post

Sales Mobil Mendadak Jadi Pangeran Belgia usai Tes DNA

Next Post

[Opini] Mahasiswa Jangan Hanya Menunggu Lulus: Saatnya Menciptakan Peluang Sejak Dini

Next Post
[Opini] Mahasiswa Jangan Hanya Menunggu Lulus: Saatnya Menciptakan Peluang Sejak Dini

[Opini] Mahasiswa Jangan Hanya Menunggu Lulus: Saatnya Menciptakan Peluang Sejak Dini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sorot Rekomendasi DPRK Soal Perusahaan Tambang Samadua, GerPALA : Tak Ada Power, Nggak Jelas Poin

Sorot Rekomendasi DPRK Soal Perusahaan Tambang Samadua, GerPALA : Tak Ada Power, Nggak Jelas Poin

25/08/2026
Illiza Serahkan Bantuan Kursi Roda Kepada Tiga Warga di Jaya Baru

Illiza Serahkan Bantuan Kursi Roda Kepada Tiga Warga di Jaya Baru

25/08/2026
Pemkab Aceh Besar Targetkan PBP Tuntas September

Pemkab Aceh Besar Targetkan PBP Tuntas September

25/08/2026
[Opini] Mahasiswa Jangan Hanya Menunggu Lulus: Saatnya Menciptakan Peluang Sejak Dini

[Opini] Mahasiswa Jangan Hanya Menunggu Lulus: Saatnya Menciptakan Peluang Sejak Dini

25/08/2026
Polemik Perusahaan Tambang di Samadua Memanas, Ketua DPRK Aceh Selatan Dinilai Tak Konsisten

Polemik Perusahaan Tambang di Samadua Memanas, Ketua DPRK Aceh Selatan Dinilai Tak Konsisten

25/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Polemik Perusahaan Tambang di Samadua Memanas, Ketua DPRK Aceh Selatan Dinilai Tak Konsisten

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com