BLANGPIDIE — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di halaman Kantor Bupati, Senin (31/08/2026).
Apel dipimpin langsung Bupati Aceh Barat Daya Dr. Safaruddin, S.Sos. M.SP. Turut hadir unsur Forkopimda, TNI, Polri, ASN, Damkar, TRC BPBD, Satpol PP, Tagana, Polhut, para Camat, Keuchik dan insan pers.
Dalam amanatnya, Bupati Dr. Safaruddin mengatakan Karhutla harus disikapi dengan serius mengingat dampaknya bisa meluas lintas wilayah bahkan lintas negara. Ia mencontohkan Karhutla di Kalimantan yang asapnya berdampak hingga ke Malaysia dan Singapura.
“Ketika cuaca kering dan aktivitas manusia tidak dilakukan dengan kehati-hatian, kebakaran dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak yang jauh lebih besar,” kata Dr. Safaruddin.
Bupati juga mengingatkan peristiwa kebakaran lahan di Gampong Teladan Jaya, Kecamatan Babahrot pada akhir Mei 2026 lalu. Menurutnya kejadian itu menjadi bukti bahwa Abdya juga rawan Karhutla.
Untuk mengantisipasi, Dr. Safaruddin mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area rawan, memastikan api padam sebelum ditinggalkan, dan segera melapor jika melihat titik api.
Ia meminta BPBD, TNI, Polri dan perangkat gampong meningkatkan patroli di wilayah rawan.
“Mari kita bangun budaya waspada, bukan budaya menunggu. Cegah api sebelum menyala, kendalikan sebelum meluas,” pungkasnya.









