Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

redaksi by redaksi
05/09/2026
in Lintas Timur
0
Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

IDI – Peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) Tahun 2026 di Kabupaten Aceh Timur berlangsung dengan nuansa berbeda. Dipusatkan di Lapangan Benteng, Kecamatan Ranto Peureulak, Rabu (2/9/2026), peringatan HARDIKDA juga dirangkai dengan gerakan penghijauan dan pemberian penghargaan kepada insan pendidikan berprestasi.

Dalam amanatnya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky secara resmi mencanangkan Gerakan Guru Menanam 10.000 Pohon melalui subgerakan “Satu Guru, Satu Pohon”. Pencanangan ditandai dengan penanaman pohon secara simbolis bersama unsur pendidikan dan jajaran terkait.

Bupati mengatakan, pemilihan Lapangan Benteng Ranto Peureulak sebagai lokasi upacara memiliki makna tersendiri. Tempat tersebut menjadi salah satu saksi ketabahan masyarakat Aceh Timur dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada 2025 lalu.

“Berdiri di tanah ini mengingatkan kita bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas yang nyaman. Pendidikan sejati juga lahir dari ujian alam, dari bagaimana kita bangkit dari ketakutan, merekonstruksi harapan dan memulihkan kehidupan,” ujar Bupati.

Menurutnya, momentum HARDIKDA harus menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menegaskan, pendidikan di Aceh Timur harus menjadi benteng moral, ilmu pengetahuan dan karakter yang melahirkan generasi tangguh serta memiliki kesadaran ekologis.

“Bencana hidrometeorologi yang pernah melanda wilayah kita adalah teguran sekaligus pelajaran berharga dari alam. Kita tidak boleh hanya menjadi saksi yang meratapi, tetapi harus menjadi bagian dari solusi,” katanya.

Karena itu, kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu kekuatan untuk mendorong gerakan penghijauan.
Melalui Gerakan Guru Menanam 10.000 Pohon, seluruh guru di Aceh Timur diharapkan menjadi pelopor dengan memulai dari gerakan Satu Guru, Satu Pohon.

“Jika seorang guru menanam satu pohon dan merawatnya hingga tumbuh rindang, maka guru tersebut tidak hanya menanam kayu dan daun, tetapi juga sedang menanam ilmu, kehidupan dan masa depan bagi murid-muridnya,” ujar Al-Farlaky.

Ia berharap keteladanan para guru tersebut dapat diikuti oleh para siswa, sehingga gerakan tersebut berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat pendidikan untuk menghijaukan Aceh Timur.

Selain penanaman pohon, HARDIKDA Tahun 2026 juga menjadi momentum Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memberikan apresiasi kepada para pelaku pendidikan yang telah mengukir prestasi.

Bupati menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah guru serta 29 siswa berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai tingkat SD hingga SMA, yang berhasil menorehkan prestasi pada tingkat provinsi hingga nasional.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terhadap dedikasi guru sekaligus prestasi peserta didik yang telah membawa nama baik daerah.

Di antara penerima penghargaan guru yang tercantum dalam daftar, yakni Sri Mutia Nas, S.Pd, guru TK Negeri Pembina Nurussalam yang meraih Juara 3 Kepala Berprestasi Provinsi; Nina Wati, S.Pd, guru TK Negeri Pembina Darul Aman yang meraih Juara 3 Guru Berprestasi Provinsi; serta Islahuddin, S.Pd., M.Pd, dari SMPN 2 Simpang Ulim atas prestasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat SMP.

Sementara itu, Sava Nazwa Aswat dari TKN Alue Teh juga menerima penghargaan atas prestasinya sebagai Juara 1 Putri Hijab Aceh.

Bupati berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi guru dan siswa lainnya untuk terus berprestasi.

“Prestasi yang diraih para guru dan siswa hari ini harus menjadi inspirasi bagi yang lain. Pemerintah daerah akan terus mendorong lahirnya generasi Aceh Timur yang berkarakter, berdaya saing dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” pungkas Al- Farlaky.

Previous Post

Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

Next Post

Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

Next Post
Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

16/10/2026
Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

16/10/2026
Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

16/10/2026
Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

16/10/2026
Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

16/10/2026

Terpopuler

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Selesai]

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Selatan, Langit Abdya Ikut Kelam Diselimuti Kabut Asap

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com