KUTA MALAKA – Pembangunan fasilitas tempat wudhu Masjid Al-Mansoor di Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, resmi dimulai. Peletakan batu pertama pembangunan sarana ibadah tersebut menjadi bagian dari sinergi wakaf umat dengan dukungan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Tahun 2026.
Prosesi peletakan batu pertama itu dilakukan Ketua Pembina Yayasan Wakaf Haroen Aly, Ustaz Subhan M. Isa, bersama Ketua Nazhir Yayasan Wakaf Haroen Aly, Tgk H. Irawan Abdullah di kawasan Masjid Al-Mansoor, Kamis (10/9/2026).
Ketua Pembina Yayasan Wakaf Haroen Aly, Ustaz Subhan M. Isa, mengatakan pembangunan tempat wudhu tersebut merupakan wujud kolaborasi antara Yayasan Wakaf Haroen Aly, para pewakaf (muwakif) dan PT Pertamina melalui dukungan dana hibah TJSL.
“Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam menjalankan rangkaian ibadah di Masjid Al-Mansoor,” kata Ustaz Subhan.
Ia menjelaskan pembangunan fasilitas tempat wudhu merupakan bagian dari ikhtiar yayasan dalam menghadirkan sarana yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi umat.
“Wakaf pada hakikatnya bukan hanya membangun secara fisik, tetapi bagaimana fasilitas yang dibangun dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena itu, kami bersyukur pembangunan tempat wudhu ini dapat dimulai melalui sinergi para pewakif dan dukungan TJSL PT Pertamina,” ujar Ustaz Subhan.
Menurutnya, keberadaan tempat wudhu yang memadai sangat penting, mengingat Masjid Al-Mansoor tidak hanya digunakan masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas para santri dan masyarakat yang datang untuk beribadah.
“Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat digunakan dengan baik dan dirawat bersama. Semoga menjadi amal jariyah bagi para pewakif, pihak yang mendukung pembangunan, serta seluruh pihak yang terlibat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Nazhir Yayasan Wakaf Haroen Aly, Tgk H. Irawan Abdullah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung pembangunan tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas sinergi dan kebaikan dari seluruh pihak, baik para pewakif maupun PT Pertamina. Dengan adanya tempat wudhu yang lebih representatif, kami berharap jamaah dan para santri dapat bersuci dengan lebih mudah, nyaman, dan tertata,” kata Tgk H. Irawan.
Ia berharap kolaborasi wakaf umat dan dunia usaha melalui program TJSL tersebut dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan berbagai fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, tempat wudhu tersebut akan menjadi bagian dari amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir bagi para pewakif dan seluruh pihak yang berkontribusi.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan fasilitasnya nanti benar-benar memberi manfaat luas, tidak hanya bagi masyarakat Tumbo Baro dan para santri, tetapi juga bagi para musafir yang singgah di Masjid Al-Mansoor,” pungkasnya.









