Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

redaksi by redaksi
16/09/2026
in Lintas Timur
0
Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

MEUREUDU — Aceh memiliki sejarah panjang perjuangan dan konflik, namun, bagi Sekretaris Partai Aceh (PA) Pidie Jaya sekaligus Ketua DPRK Pidie Jaya, A Kadir Jailani alias Pang Kade, tantangan generasi muda hari ini bukan lagi sekadar memahami bagaimana masa lalu terjadi, melainkan bagaimana mengambil peran di tengah era perdamaian.

Pesan itu disampaikan Pang Kade saat memberikan materi pada Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh di Aula Kantor Partai Aceh Pidie Jaya, Selasa (15/9/2026).

Di hadapan puluhan peserta, Pang Kade mengajak kader muda melihat perjalanan Aceh secara utuh, mulai dari masa perjuangan, konflik, hingga lahirnya perdamaian dan berbagai perubahan yang berlangsung setelahnya.

Menurutnya, sejarah harus menjadi bekal untuk membaca kondisi Aceh hari ini. Pemahaman terhadap masa lalu, kata dia, penting agar generasi muda tidak kehilangan arah dalam menghadapi persoalan dan tantangan baru.

“Aceh telah melewati masa konflik yang panjang. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Aceh hingga memasuki era perdamaian,” ujar Pang Kade.

Ia menyebut perdamaian telah membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam politik, pemerintahan, pembangunan dan kehidupan sosial.

Tetapi ruang tersebut, menurut Pang Kade, membutuhkan generasi yang memiliki kapasitas untuk mengisinya.

Pang Kade menegaskan generasi muda harus dipersiapkan bukan hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi sebagai calon pemimpin yang mampu hadir dan bekerja di tengah masyarakat.

“Generasi muda, khususnya kader penggerak, harus dipersiapkan menjadi leader. Bukan hanya memahami sejarah, tetapi juga mampu mengambil peran dan membawa perubahan di tengah masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan tantangan Aceh saat ini berbeda dengan masa konflik. Karena itu, bentuk perjuangan generasi muda juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan zaman.

Pendidikan, pembangunan, pengabdian kepada masyarakat dan keterlibatan dalam kehidupan sosial serta politik, menurutnya, menjadi bagian dari ruang perjuangan generasi muda di era perdamaian.

“Perjuangan hari ini adalah bagaimana kita mengisi perdamaian, membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pang Kade berharap peserta Japakeh tidak berhenti pada pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan. Nilai kepemimpinan dan pengabdian yang diberikan selama pembekalan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Sebab, regenerasi kepemimpinan tidak lahir hanya dari slogan. Ia membutuhkan kader yang memahami sejarah, membaca perubahan dan berani mengambil tanggung jawab di tengah masyarakat.

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2026, di Aula Kantor Partai Aceh Pidie Jaya.

Kegiatan tersebut menjadi ruang pembekalan bagi pemuda untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam kehidupan sosial dan pembangunan Aceh. [Mul]

Previous Post

Krak, Syech Fadhil Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

16/09/2026
Krak, Syech Fadhil Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

Krak, Syech Fadhil Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

16/09/2026
Senator Azhari Cage Kembali Gelar Sos 4 Pilar di Dewantara

Senator Azhari Cage Kembali Gelar Sos 4 Pilar di Dewantara

16/09/2026
Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

16/09/2026
Untuk Mencapai Pelayanan Prima, Kasi Asuhan Keperawatan dan Kebidanan RSUD-TP Bekali Petugas Baru

Untuk Mencapai Pelayanan Prima, Kasi Asuhan Keperawatan dan Kebidanan RSUD-TP Bekali Petugas Baru

16/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com