SIGLI — Lima abad lebih perjalanan sejarah Kabupaten Pidie tak cukup hanya dirayakan dengan seremoni. Di balik logo Hari Jadi Kabupaten Pidie ke-515 Tahun 2026, pemerintah daerah menyelipkan pesan tentang bagaimana sejarah dan budaya harus menjadi fondasi untuk membangun Pidie di masa depan.
Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, S.H., CPM, mengatakan logo visual baru tahun ini dirancang bukan semata sebagai identitas peringatan hari jadi, tetapi sebagai representasi wajah Kabupaten Pidie.
“Logo dirancang sebagai fondasi dalam memperkuat kulturisasi budaya, harmonisasi serta kolaborasi antar elemen masyarakat menuju Pidie yang lebih baik di masa depan,” kata Andi, Kamis (17/9/2026).
Menurut Andi, angka 515 tahun bukan sekadar penanda usia administratif daerah. Momentum tersebut menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan sejarah Pidie sekaligus merumuskan semangat baru dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Oleh karena itu, identitas visual Hari Jadi Pidie ke-515 membawa pesan agar sejarah dan budaya tidak berhenti sebagai simbol, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan arah pembangunan daerah.
Harmonisasi dan kolaborasi juga menjadi pesan penting yang ingin ditegaskan melalui logo tersebut. Pemerintah daerah memandang kemajuan Pidie membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.
Dengan demikian, logo Hari Jadi ke-515 bukan sekadar gambar yang menghiasi rangkaian perayaan. Ia diposisikan sebagai simbol yang menghubungkan jejak sejarah Pidie dengan agenda masa depannya, sebuah pesan bahwa daerah dengan sejarah panjang dituntut mampu menerjemahkan warisan masa lalu menjadi kekuatan untuk menghadapi zaman.[Mul]









