Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Bupati Aceh Timur Minta Edukasi Batas Wilayah Laut Diperkuat

redaksi by redaksi
21/09/2026
in Lintas Timur
0
Bupati Aceh Timur Minta Edukasi Batas Wilayah Laut Diperkuat

Keluarga menyambut kepulangan nelayan yang sebelumnya ditangkap otoritas Thailand di Aceh Timur, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/HO

IDI – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meminta edukasi mengenai batas wilayah perairan diperkuat agar kejadian nelayan memasuki teritorial negara lain tidak kembali terulang.

“Jangan sampai nelayan kita kembali memasuki wilayah negara lain. Karena itu, pemahaman mengenai batas-batas perairan harus terus disosialisasikan,” kata Al-Farlaky di Aceh Timur, Minggu.

Pesan tersebut disampaikan Al-Farlaky saat menyambut langsung kepulangan 13 nelayan. Para nelayan itu sebelumnya ditahan otoritas Thailand dan tiba di Aceh setelah melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ke-13 nelayan tersebut sebelumnya ditangkap otoritas Thailand saat mencari ikan di perairan negara tersebut. Dari 13 nelayan itu, satu orang merupakan kapten kapal, sedangkan 12 lainnya merupakan anak buah kapal (ABK).

Bupati bersama Ketua TP-PKK Aceh Timur Ny Lismawani Iskandar Al-Farlaky menyambut kedatangan para nelayan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang akhirnya dapat kembali dan berkumpul bersama keluarga.

“Alhamdulillah, saudara-saudara kita sudah kembali ke Aceh Timur. Kita merasa senang mereka dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercintanya. Ini tentu berkat kerja sama dan kolaborasi semua pihak,” ujar Al-Farlaky.

Ia menyampaikan proses pemulangan ke-13 nelayan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, dan pemerintah pusat. Sebelumnya, Al-Farlaky juga terus memantau perkembangan kondisi para nelayan selama proses pemulangan.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur turut memberikan santunan berupa sejumlah uang dan bantuan lainnya kepada para nelayan.

Bupati juga telah memerintahkan Kepala Dinas Perikanan Aceh Timur untuk menjemput para nelayan di Kualanamu sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju Aceh Timur.

Al-Farlaky mengingatkan para nelayan agar semakin memahami batas-batas wilayah perairan saat melaut. Persoalan batas teritorial dapat berimplikasi hukum apabila nelayan tanpa sengaja memasuki wilayah perairan negara lain.

Ia meminta Panglima Laot bersama instansi terkait untuk terus memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada nelayan mengenai batas wilayah perairan, terutama bagi nelayan yang beraktivitas di kawasan yang berdekatan dengan teritorial negara lain.

Menurutnya, perhatian terhadap nelayan tidak hanya diberikan ketika mereka menghadapi persoalan, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan edukasi agar aktivitas melaut dapat berlangsung aman serta tidak menimbulkan persoalan hukum lintas negara.

“Maka penting melalui edukasi dan pencegahan agar aktivitas melaut dapat berlangsung aman serta tidak menimbulkan persoalan hukum lintas negara,” kata Al-Farlaky.

Sumber: antara

Previous Post

Illiza Tutup Banda Aceh Colossal Coffee Experience di Blang Padang

Next Post

Menteri Dody: Sudah tidak Ada Lagi Daerah Terisolir di Aceh

Next Post
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Menteri Dody: Sudah tidak Ada Lagi Daerah Terisolir di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Menteri Dody: Sudah tidak Ada Lagi Daerah Terisolir di Aceh

21/09/2026
Bupati Aceh Timur Minta Edukasi Batas Wilayah Laut Diperkuat

Bupati Aceh Timur Minta Edukasi Batas Wilayah Laut Diperkuat

21/09/2026
Illiza Tutup Banda Aceh Colossal Coffee Experience di Blang Padang

Illiza Tutup Banda Aceh Colossal Coffee Experience di Blang Padang

21/09/2026
Pemko Banda Aceh Gelar Pekan Dakwah Kolaborasi

Pemko Banda Aceh Gelar Pekan Dakwah Kolaborasi

21/09/2026
PETI Ditertibkan, DLH Bongkar Jejak Tambang di Air dan Tanah Geumpang

PETI Ditertibkan, DLH Bongkar Jejak Tambang di Air dan Tanah Geumpang

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Bupati Aceh Timur Minta Edukasi Batas Wilayah Laut Diperkuat

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com