Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Opini

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

redaksi by redaksi
21/09/2026
in Opini
0
Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

Oleh: Reza Fadhlian. Penulis adalah Co. Founder Rumbuk Pesisir.

Jika politik selama ini lebih sering diingat karena kebisingan dan transaksinya, maka apa yang terjadi di Pantai Lama Muda, Kuala Batee, Aceh Barat Daya (Abdya) adalah antitesisnya.

Di sana, komunitas Rumbuk Pesisir menggelar Literasi Pesisir. Tidak ada panggung megah, tidak ada spanduk politisi yang berlebihan. Yang ada hanya sepohon kayu yang mereka sebut ‘Pohon Harapan’, tempat pelajar SMA, mahasiswa dan warga pesisir menggantungkan helai-helai kertas berisi aspirasi jujur mereka.
Namun sebelum kertas-kertas itu digantung, mereka memulai dengan sesuatu yang lebih fundamental: tapak tilas Dr. Safaruddin,

Mengapa harus Dr. Safaruddin, S.Sos MSP?
Jejak pengabdian Dr. Safaruddin adalah sebuah tesis hidup tentang politik gagasan. Ia tidak lahir dari menara gading kekuasaan. Ia ditempa dari lorong-lorong perjuangan akar rumput, dari diskusi-diskusi kecil di warung kopi, dari kerja-kerja advokasi pesisir, hingga akhirnya dipercaya menduduki kursi Bupati Aceh Barat Daya.

Dan kisahnya tidak berhenti di Blangpidie. Ia menembus panggung nasional sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo). Ini adalah bukti bahwa gagasan yang lahir dari pesisir, jika dirawat dengan serius, bisa merancang masa depan nasional dari meja kebijakan.
Inilah yang membedakan politik gagasan dengan politik kosmetik.

Politik kosmetik sibuk membangun citra. Politik gagasan sibuk membangun jalan. Bagi pemuda pesisir yang hadir hari itu, tapak tilas Safaruddin bukan sekadar biografi puja-puji untuk dikagumi, melainkan peta jalan (roadmap) mentalitas juang. Sebuah cermin bahwa anak pesisir tidak ditakdirkan hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi bisa menjadi arsiteknya.

Dr. Safaruddin hadir bukan sebagai simbol kekuasaan yang jauh, melainkan sebagai bukti empiris bahwa garis pantai bukanlah garis batas mimpi.

Semangat inilah yang dengan cerdas ditangkap oleh Founder Rumbuk Pesisir, Ilham Azhari. Ia tidak menjadikan Pohon Harapan sebagai seremoni literasi belaka.

“Pohon ini adalah etalase kejujuran. Kami ingin catatan dari pelajar SMA, mahasiswa, dan warga lokal benar-benar dibedah di meja kebijakan kabupaten,”.

Kalimat itu adalah inti dari demokrasi deliberatif. Di saat banyak ruang aspirasi formal terasa kaku dan elitis, Rumbuk Pesisir menciptakan ruang yang jujur, organik, dan membumi. Mereka mengembalikan politik ke habitat aslinya: mendengarkan.

Apa yang dikatakan Vizura, salah seorang peserta, merangkum semuanya: “Bukan cuma relasi, di sini kami belajar merajut rasa percaya diri bahwa suara dari sudut pesisir layak didengar.”

Kalimat itu sederhana, tapi menghantam. Selama ini, berapa banyak anak muda pesisir yang merasa suaranya tidak layak didengar? Berapa banyak aspirasi yang layu sebelum sampai ke kantor-kantor pemerintahan?

Pohon Harapan di Pantai Lama Muda adalah jawaban kecil untuk persoalan besar itu. Ia adalah simbol perlawanan terhadap politik yang lupa mendengar.

Pada akhirnya, di ujung senja Kuala Batee, kita belajar satu hal: Abdya tidak kekurangan orang pintar, Abdya hanya butuh lebih banyak panggung yang jujur. Dari rajutan gagasan Ilham Azhari, energi kepemimpinan Dr. Safaruddin, hingga goresan pena polos di Pohon Harapan, Abdya sedang menagih takdirnya.
Bukan dari gedung-gedung tinggi, tetapi dari tepi pantai. Dari tempat di mana ombak pertama kali datang.

Previous Post

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

Next Post

KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

Next Post
KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

21/09/2026
Manfaatkan Tanaman Lokal, Tim PKMBP-TTG Dorong Kelompok PKK Blang Cut Kembangkan Ecoprint Ramah Lingkungan

Manfaatkan Tanaman Lokal, Tim PKMBP-TTG Dorong Kelompok PKK Blang Cut Kembangkan Ecoprint Ramah Lingkungan

21/09/2026
KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

21/09/2026
Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

21/09/2026
Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com