MEUREUDU — Majelis Pimpinan Pusat (MPP) Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh menetapkan susunan kepengurusan baru Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PAS Aceh Kabupaten Pidie Jaya periode 2021–2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam SK MPP PAS Aceh Nomor 03/KPTS/MPP/IX/2026 yang ditetapkan di Banda Aceh pada 5 September 2026.
Dalam susunan kepengurusan baru tersebut, Mahlil dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjend) MPW PAS Aceh Kabupaten Pidie Jaya.
Mahlil menyampaikan terima kasih kepada MPP dan MPW PAS Aceh atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih atas kepercayaan MPP dan MPW Partai PAS Aceh kepada saya, serta mohon doa dan dukungan dari seluruh kader PAS Aceh Pidie Jaya. Semoga saya mampu mengemban tugas ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Mahlil.
Menurutnya, amanah tersebut akan dijalankan dengan memperkuat konsolidasi internal dan membangun soliditas seluruh kader PAS Aceh Pidie Jaya.
“Kita mengajak seluruh kader PAS Aceh Pidie Jaya tetap solid bersama dalam memperkuat barisan untuk membesarkan partai ke depan,” katanya.
Mahlil juga menegaskan, PAS Aceh Pidie Jaya terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin bergabung dan bersama-sama membangun organisasi.
“InsyaAllah Partai PAS Aceh terbuka untuk menerima semua elemen masyarakat bergabung,” ujarnya.
Penetapan kepengurusan baru tersebut sekaligus mencabut dan membatalkan SK MPP PAS Aceh Nomor 50/KPTS/MPP/XI/2023 tentang perubahan kepengurusan MPW PAS Aceh Kabupaten Pidie Jaya periode 2021–2026.
Diketahui, Mahlil merupakan politisi sekaligus tokoh muda Pidie Jaya yang pernah menjabat sebagai anggota DPRK Pidie Jaya periode 2019–2024. Selama berada di parlemen, Mahlil dikenal aktif menyuarakan berbagai gagasan dan pemikiran terkait pembangunan daerah.
Di luar lembaga legislatif, Mahlil juga disebut terus berkontribusi terhadap pembangunan Pidie Jaya melalui ide, gagasan, serta berbagai kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi modal dalam menjalankan amanah barunya sebagai Sekretaris Jenderal MPW PAS Aceh Kabupaten Pidie Jaya.
Kini, pengalaman politik dan jejaringnya di tengah masyarakat Pidie Jaya menjadi bagian dari tantangan baru Mahlil dalam memperkuat konsolidasi serta membesarkan PAS Aceh di Pidie Jaya.[Mul]








