BANDA ACEH — Majelis Seniman Aceh (MaSA) akan menggelar Samadiyah dan tahlilan untuk mengenang sekaligus mendoakan Sjamsul Kahar dan keluarga seniman Aceh yang telah berpulang ke rahmatullah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis, 1 Oktober 2026 malam, mulai pukul 20.00 WIB atau setelah salat Isya, di Meunasah Taman Budaya Aceh (TSBA).
Samadiyah menjadi salah satu bentuk penghormatan dan ikhtiar keluarga besar seniman Aceh untuk terus menjaga silaturahmi serta mengenang orang-orang yang selama hidupnya memiliki hubungan dengan dunia kesenian dan kebudayaan Aceh.
Sejumlah nama yang akan didoakan dalam kegiatan tersebut antara lain H. Sjamsul Kahar bin M. Daham Nuh, yang dikenal sebagai salah satu pendiri MaSA, serta Teuku Zulfandri bin Teuku Muhammad Ali Sulaiman atau Andi Seuramoe Reagge.
Selain itu, doa juga diperuntukkan bagi Elly Zuarni, Amirul Mukminin bin Bahar selaku ayahanda Yudi gitaris, Tjut Zaleha binti T. Ben Usman selaku ibunda Yuni, istri Yudi, serta Sri Djuwitati binti Oddy, ibunda Yeni/Yeyen Teater Bola dan ibu mertua Taufik/Opay.
Nama lainnya yang turut didoakan yakni Muhammad Jafar bin Tgk. Insya, ayahanda Jaka, artis Pujuk Merayu, serta Arifah binti Muhammad Arif Alamsyah, ibunda Rafiqi Kande.
Ketua Panitia Samadiyah MaSA, Syekh Ghazali LKB, mengajak para handai taulan dan keluarga besar seniman Aceh yang memiliki kesempatan untuk hadir bersama dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum MaSA Chairiyan Ramli menyampaikan bahwa kegiatan Samadiyah bukan sekadar ritual doa, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di antara para seniman Aceh.
Melalui kegiatan tersebut, MaSA berupaya menjaga tradisi saling mendoakan dan mengenang jasa mereka yang telah lebih dahulu meninggalkan dunia.
“Semoga doa yang dipanjatkan menjadi amal jariyah dan mendapat rahmat serta ampunan dari Allah SWT,” demikian harapan keluarga besar MaSA.
MaSA berharap kegiatan Samadiyah tersebut dapat dihadiri para seniman, budayawan, keluarga, sahabat, serta handai taulan sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan kepada mereka yang telah berpulang.[]








