BLANGPIDIE — Ratusan masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Cemerlang Abadi (PT CA), menuntut ganti rugi kebun plasma yang dinilai sudah 19 tahun tidak pernah dibayarkan.
Aksi yang diikuti lebih dari 500 orang dari Kelompok Tani Seuneubok Lubok Raja Karya Abadi itu mendapat dukungan dari dua organisasi mahasiswa, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Abdya.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan orasi di atas mobil komando dengan membawa spanduk bertuliskan “Ganti Rugi Kebun Plasma, 19 Tahun Yang Tidak Pernah Dibayarkan – Itu Hak Masyarakat”.
Ketua Aliansi Masyarakat Tolak PT CA, Khairul Amri, dalam orasinya menegaskan bahwa kebun plasma merupakan hak masyarakat yang harus segera direalisasikan oleh pihak perusahaan.
“Kami sudah 19 tahun menunggu, ini bukan lagi janji, ini hak kami. Kami minta PT CA segera bayar ganti rugi kebun plasma,” teriak Amri.
Senada dengan itu, Ketua IMM Abdya, Khairul Rijal, turut mempersoalkan keberadaan serta aktivitas operasional PT CA. Mereka menuding perusahaan beroperasi secara ilegal di wilayah Abdya dan mendesak agar persoalan tersebut segera diselesaikan.
Kekecewaan masyarakat semakin tersulut akibat belum adanya penyelesaian tuntutan petani. Ratusan warga kemudian mendatangi kantor PT CA di Gampong Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, Minggu (01/11/2026).
Aksi yang semula berlangsung tertib itu berujung ricuh setelah massa memaksa masuk ke kantor perusahaan dan memecahkan kaca jendela. Situasi memanas ketika massa berusaha masuk ke dalam kantor untuk menemui manajemen perusahaan, namun perwakilan manajemen yang hendak mereka temui tidak berada di tempat.
Kericuhan mereda setelah kepolisian turun tangan dan menjamin akan memfasilitasi pertemuan antara perwakilan demonstran dan manajemen perusahaan. Massa kemudian memberikan tenggat waktu 30 menit agar pihak perusahaan hadir menemui mereka.
Saat berita ini ditulis, negosiasi antara perwakilan Kelompok Tani Seuneubok Lubok Raja Karya Abadi, aktivis mahasiswa, dan pihak manajemen perusahaan masih berlangsung. Pertemuan tersebut difasilitasi langsung oleh Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi.









