BIREUEN – Ketua Pembina Yayasan Az Zahrah, Haji Subarni A. Gani, dalam kunjungannya ke Pesantren Modern Al Zahrah (PMA) pekan lalu menyampaikan kabar gembira kepada santri Al Zahrah yang akan tamat pada tahun 2027 mendatang.
Kabar gembira itu berupa pemberian beasiswa penuh kepada santri Al Zahrah yang lolos jalur undangan di salah satu dari empat universitas ternama di Indonesia.
“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan kepada anak-anakku semuanya, untuk tahun 2027, apabila ada yang diterima melalui jalur undangan dari Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), atau Universitas Gadjah Mada (UGM), akan saya berikan beasiswa penuh,” ujar Haji Subarni di hadapan santri dan orang tua yang menghadiri kegiatan Maulid dan santunan anak yatim di pesantren tersebut, Kamis (29/10/2026).
Hal itu disambut penuh semangat dan apresiasi oleh seluruh santri dan tamu undangan yang berhadir.
Dikonfirmasi beberapa hari setelah itu, Pimpinan PMA, Dr. Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., membenarkan pernyataan tersebut.
“Benar, bahwa beliau (Haji Subarni) menyampaikan sendiri tentang pemberian beasiswa itu,” sebut Tgk. Fadhil.
Menurutnya, pernyataan Haji Subarni yang merupakan pengusaha dermawan asal Bireuen bukanlah janji semata. Pasalnya, tahun ini sebanyak tiga santri Al Zahrah tamatan 2026 memperoleh beasiswa penuh dari Yayasan Az Zahrah untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
“Tidak banyak pesantren yang memberikan beasiswa penuh hingga ke perguruan tinggi seperti itu. Oleh karenanya, ini sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para santri kelas akhir,” ungkap Tgk. Fadhil di Musala Al-Makki pesantren setempat, Senin (2/11/2026).
Salah seorang santri kelas akhir, Keniko Hidayatullah, mengaku senang atas peluang tersebut. Ia bersama teman-temannya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Pembina Yayasan Az Zahrah. Peluang itu semakin mendorong mereka untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya.
“Walaupun tidak mudah, insyaallah kami akan berusaha,” ungkap Keniko. [RN]









